Pasangan USD/CHF naik tipis mendekati 0.7700 dan saat ini diperdagangkan datar. Pergerakannya tetap berada dalam kisaran sempit sekitar 0.7650 hingga 0.7730. Kondisi ini dipicu oleh likuiditas yang lebih rendah karena sebagian besar pasar Asia tutup untuk libur Hari Presiden di AS.
Mental pasar masih berhati-hati meski dolar menunjukkan gains moderat. Pasar menunggu konfirmasi arah dari data ekonomi yang berdekatan, sehingga risiko pergerakan besar masih rendah. Spekulasi mengenai kemungkinan intervensi SNB menambah nuansa kewaspadaan di pasar valuta asing.
Data inflasi dari kedua negara memberi konteks penting bagi prospek dolar dan CHF. CPI AS Januari naik 0.2%, lebih rendah dari ekspektasi 0.3%. Secara tahunan, inflasi turun menjadi 2.4% dibandingkan 2.7% sebelumnya. Swiss CPI Desember meningkat 0.1% secara yoy, berada di ujung bawah rentang target SNB 0%–2%, sehingga kebijakan tetap relevan.
CHF telah menguat sekitar 3% terhadap USD di tahun 2026, lalu melesat lebih dari 12% pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini menambah kekhawatiran atas proyeksi inflasi SNB dan memicu spekulasi mengenai intervensi untuk menahan penguatan CHF. Pasar menilai bahwa langkah besar bisa datang jika tekanan harga Swiss kembali memanas.
Data inflasi AS juga memberi konteks pada kebijakan moneter. Angka 0.2% m/m pada Januari menekan laju inflasi dan memberi ruang bagi bank sentral untuk menilai langkah lebih lanjut. Meski demikian, jalur kebijakan masih belum jelas, dan pasar tetap bersikap hati-hati mengenai arah suku bunga jangka pendek.
Dalam prakteknya, pedagang disarankan untuk memperhatikan gejolak likuiditas dan potensi perubahan kebijakan SNB. Ketidakpastian ini mengimbangi potensi pergerakan teknikal yang mungkin terjadi di beberapa sesi mendatang. Secara keseluruhan, dinamika inflasi, kebijakan bank sentral, dan faktor eksternal akan menentukan arah USDCHF untuk saat ini.