USD/CHF Tertekan Dolar AS Sementara CHF Menguat di Tengah Ketegangan Geopolitik dan Prospek Kebijakan SNB

Signal USD/CHFSELL
Open0.799
TP0.7915
SL0.804

Ketegangan geopolitik global terus meningkat, mendorong investor untuk mencari perlindungan yang lebih aman. Dalam konteks ini, Franc Swiss menunjukkan kekuatan sebagai aset safe-haven secara relatif terhadap dolar AS. Peringatan dari tokoh-tokoh kunci dan pembahasan terkait risiko intervensi menambah kompleksitas terhadap stabilitas pasar keuangan dunia.

Pergerakan pasangan USD/CHF mencerminkan perubahan preferensi risiko di pasar, dengan harga turun sekitar 0,7990 pada jam perdagangan Asia hari ini. Kombinasi ketahanan moneter Swiss dan dorongan perlindungan aset memicu aliran menuju CHF, sehingga tekanan jual pada dolar meningkat.

Para pelaku pasar menilai risiko geopolitik sambil menimbang langkah-langkah kebijakan moneter utama. Narasi saat ini menunjukkan fokus pada stabilitas harga dan volatilitas pasar, yang berpotensi mendorong CHF lebih kuat jika kejutan kebijakan muncul di panggung fiskal maupun kebijakan global.

Prospek Kebijakan Swiss National Bank dan Dampaknya pada CHF

Inflasi Swiss dilaporkan naik menjadi 0,1% secara tahunan pada Desember 2025, menandai kenaikan pertama sejak Juli meski tetap berada di ujung bawah kisaran target SNB 0-2%. Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa SNB kemungkinan mempertahankan kebijakan suku bunga pada level 0% dalam beberapa pertemuan mendatang. Stabilitas harga tetap menjadi fokus utama bank sentral, dengan pemulihan ekonomi berlangsung secara bertahap.

Penilaian risiko inflasi yang menunjukkan peningkatan bertahap memperkuat pandangan bahwa CHF memiliki ruang untuk menguat lebih lanjut dalam jangka pendek, jika pelaku pasar menimbang prospek kebijakan SNB. Faktor eksternal seperti dinamika geopolitik global dan aliran modal menuju aset aman juga berkontribusi pada pergerakan CHF.

Secara teknikal, CHF didukung oleh sentimen risiko yang lebih rendah dan ekspektasi kebijakan moneter domestik. Investor akan memantau rilis data inflasi berikutnya serta pernyataan dari otoritas Swiss untuk melihat apakah ada sinyal perubahan arah kebijakan yang dapat mempengaruhi dinamika USD/CHF ke depan.

Implikasi Data Tenaga Kerja AS dan Imbasnya pada Dolar

Data Nonfarm Payrolls (NFP) Desember menunjukkan tambahan pekerjaan sebanyak 50.000, jauh di bawah target 56.000 yang diperkirakan dan lebih lemah dari ekspektasi pasar. Laporan tersebut menyoroti bahwa pasar tenaga kerja AS masih belum sepenuhnya pulih, meski tingkat pengangguran turun dari 4,6% menjadi 4,4%.

Perkiraan Fed mengenai kebijakan moneter menjadi semakin dinamis setelah rilis NFP tersebut. Investor menimbang peluang penurunan suku bunga lebih lanjut di tengah pertumbuhan pekerjaan yang lebih lambat, yang pada akhirnya memberi dukungan terhadap narasi bahwa dolar AS bisa melemah lebih lanjut dalam beberapa periode mendatang.

Di saat yang sama, jaksa federal membuka penyelidikan kriminal terhadap Ketua The Fed Jerome Powell terkait renovasi kantor pusat bank sentral di Washington dan kemungkinan berbohong kepada Kongres tentang lingkup proyek tersebut. Meski berita tersebut meningkatkan volatilitas jangka pendek, pasar tetap menilai bahwa arah kebijakan jangka menengah lebih dipengaruhi oleh data tenaga kerja dan prospek suku bunga daripada dinamika politik satu hari saja.

Boost Your Business with Cutting-Edge Marketing Solutions Today

Your ad here
Image