USD/CHF turun mendekati 0.7680 didorong imbal hasil Swiss dan data NFP AS

USD/CHF turun mendekati 0.7680 didorong imbal hasil Swiss dan data NFP AS

Signal USD/CHFSELL
Open0.768
TP0.752
SL0.772
trading sekarang

USD/CHF diperdagangkan lebih rendah sekitar 0.7680 pada Kamis, setelah dua hari kenaikan. Pergerakan pasangan didorong oleh permintaan aset aman pada CHF dan imbal hasil obligasi Swiss 10-tahun yang meningkat ke level tertinggi sejak Desember. Hal ini menahan potensi penguatan lebih lanjut bagi USD terhadap CHF.

Imbal hasil lebih tinggi menarik arus modal ke ekuitas dan obligasi bernilai CHF, memperkuat daya tarik aset berdenominasi mata uang Swiss. Pasar menilai bahwa ruang untuk kenaikan USD terhadap CHF terbatas mengingat profil risiko global saat ini. Sementara itu, SNB diperkirakan mempertahankan kebijakan suku bunga 0% dalam beberapa bulan mendatang karena inflasi masih dekat target.

Beberapa analis menambahkan bahwa risiko inflasi lebih tinggi tetap menjadi risiko utama jika harga minyak naik lebih lanjut. Peningkatan harga minyak berpotensi mendorong biaya transportasi—komponen yang baru-baru ini memberikan kontribusi negatif terhadap laju inflasi—dan boleh menambah dorongan bagi pelaku kebijakan Swiss. Secara umum, dinamika ini membentuk landasan bagi pergerakan USD/CHF yang sebagian besar terbatas dalam jangka pendek, menurut laporan Cetro Trading Insight.

Data Nonfarm Payrolls (NFP) Januari menunjukkan penambahan 130 ribu pekerjaan, melampaui estimasi 70 ribu. Perbaikan ini juga menyebabkan tingkat pengangguran turun dari 4.4% menjadi 4.3%. Kondisi ini mendukung dolar AS dan mengurangi peluang pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

Indikator CME FedWatch menunjukkan sekitar 94% investor menilai Fed akan menahan suku bunga pada pertemuan berikutnya. Instrumen ini menunjukkan penurunan ekspektasi pemotongan suku bunga di awal tahun dibandingkan sebelumnya. Pasar tetap mengaitkan potensi pemotongan suku bunga baru pada Juni jika momentum ekonomi berubah.

Dengan data AS yang solid, sentimen dolar bisa tetap lebih kuat meskipun faktor global seperti harga minyak dan risiko geopolitik juga memainkan peran. Pedagang perlu memperhatikan bagaimana perubahan ini menimbang peluang untuk USD/CHF ke depan. Laporan ini disampaikan oleh Cetro Trading Insight untuk pembaca kami.

Risiko Inflasi Swiss dan Implikasi pada SNB serta Prospek Pasar

Harga minyak yang melonjak sekitar 10 dolar AS pada Januari berpotensi mendorong biaya transportasi dan menambah tekanan inflasi di Swiss. Meskipun CPI inti mungkin tetap moderat, tekanan transport masih menjadi kontributor signifikan terhadap laju inflasi secara keseluruhan. Pasar menilai risiko terhadap angka inflasi lebih cenderung ke arah sisi atas daripada turun.

Analyst Commerzbank menyatakan bahwa risiko inflasi headline untuk Swiss berpotensi naik akibat kenaikan harga minyak, yang bisa mem memperlambat perlunya pelonggaran kebijakan. Dalam skenario seperti itu, SNB mungkin punya ruang lebih besar untuk mengelola kebijakan tanpa melibatkan langkah agresif. Investor juga menunggu data CPI Januari untuk konfirmasi arah harga umum.

Secara keseluruhan, kombinasi dolar AS yang tetap didorong oleh data kerja dan imbal hasil Swiss yang menaik, bersama ekspektasi inflasi Swiss, membuat kebijakan SNB tetap berada di jalur jalur kebijakan saat ini. SNB kemungkinan menjaga suku bunga 0% dalam beberapa bulan ke depan, sambil mengawasi risiko harga minyak dan dinamika ekonomi global. Penutupan analisa dilakukan oleh Cetro Trading Insight.

broker terbaik indonesia