Pasar menantikan dua kejutan kebijakan bank sentral, dengan Fed diperkirakan mempertahankan tingkat suku bunga di 3,75 persen pada rapat pekan ini. Para trader menantikan pembaruan dot plot serta konferensi pers Ketua Powell untuk petunjuk mengenai jalur pemangkasan. Menurut Cetro Trading Insight, sikap berhati-hati pasar menahan langkah besar sembari menimbang sinyal resmi dari bank sentral.
BoJ juga diharapkan mempertahankan kebijakan pada 0,75 persen pada hari Kamis. Kenaikan harga energi akibat gangguan di Selat Hormuz disebut sebagai risiko penurunan yang membayangi prospek pertumbuhan Jepang, sehingga membuat BoJ tampak lebih terikat pada kebijakan saat ini. Pemimpin era pro-stimulus, Sanae Takaichi, menambah dinamika kebijakan meski inflasi inti tetap berada di atas target.
USD/JPY diperdagangkan mendekati 158,90 pada Selasa dalam sesi yang tipis dan cenderung datar. Ini merupakan penurunan kecil dari tertinggi YTD sekitar 159,75, mencerminkan kehati-hatian pasar menjelang dua keputusan bank sentral secara berurutan. Banyak trader tetap fokus pada level 160,00 sebagai zona resistance utama yang cukup sulit ditembus tanpa adanya kejutan dari data ekonomi atau kebijakan.
Analisis teknikal menunjukkan bias jangka pendek cenderung bullish. Pasangan ini masih berada di atas rata-rata pergerakan 50 hari dan 200 hari, sebuah tanda bahwa tren kenaikan menengah masih terpelihara. Meskipun Stochastic berada di wilayah overbought, momentum sisi atas tetap relev jika minat beli bertahan dan tidak cepat melemah.
Poin-poin kunci terkait level teknikal adalah 158,00 sebagai support awal, dengan ruang bagi pullback jika harga turun lebih jauh. 156,50 berfungsi sebagai pivot utama menentu arah, sementara resistance terdekat berada di 159,50 dan zona 160,50 yang menjadi target dalam potensi breakout. Penutupan harian di atas 159,50 akan memperbesar peluang menuju 160,50.
Strategi trading yang dipertimbangkan adalah masuk long di sekitar 158,93 dengan stop loss di 158,00 dan take profit di 160,50. Sesuai prinsip buy yaitu tp lebih tinggi dari open dan sl di bawah open. Rasio risiko-imbalan sekitar 1.69:1, memenuhi standar minimal yang ditetapkan untuk peluang trading yang menarik.