WTI mendekati $95 di tengah serangan Iran dan lonjakan cadangan minyak AS

trading sekarang

WTI berada di kisaran $95 pada sesi Asia awal, menandai pergerakan yang didorong oleh kekhawatiran geopolitik. Pasar energi tampak reaktualisasi risiko ketika ketegangan di Timur Tengah meningkat dan potensi gangguan pasokan menggantikan faktor volatilitas musiman. Analis menilai berita ini berpotensi menambah tekanan pada harga minyak mentah dalam beberapa sesi ke depan.

Serangan Iran terhadap fasilitas produksi di UAE dan Irak meningkatkan risiko gangguan produksi minyak. Hal ini mengubah ekspektasi pasokan global dan mendorong pembelian posisi di kontrak minyak. Para trader juga menimbang respons negara pesaing terhadap eskalasi konflik serta dampaknya pada kapasitas produksi regional.

Menurut data terbaru, pasar tetap fokus pada potensi balasan militer dan langkah diplomatik selanjutnya. Sinyal pasar menunjukkan peningkatan volatilitas karena perubahan persepsi risiko. Cetro Trading Insight menilai bahwa arah jangka pendek sangat bergantung pada perkembangan geopolitik dan kebijakan negara produsen.

Laporan American Petroleum Institute (API) menunjukkan lonjakan cadangan minyak mentah AS sebesar 6,6 juta barel untuk pekan yang berakhir 13 Maret, melampaui ekspektasi analis. Data ini berpotensi membatasi laju kenaikan harga meski faktor geopolitik tetap mendominasi arah pasar. Secara umum, kombinasi berita tetap membentuk gambaran pasar yang berbelok di dekat level harga sekitar $95.

Di sisi lain, lonjakan cadangan AS bisa menahan kenaikan lebih lanjut pada WTI yang didorong oleh risiko pasokan. Para pelaku pasar menilai bahwa output geopolitik yang terganggu bisa menjaga premia risiko meskipun stok meningkat. Kondisi ini menciptakan ketidakpastian dan peluang bagi trader yang siap memanfaatkan volatilitas sesaat.

Para pedagang menanti rilis laporan EIA yang dijadwalkan untuk mengonfirmasi aliran pasokan dan memberikan panduan arah pasar selanjutnya. Artikel ini menekankan pentingnya memantau indikasi teknikal dan fundamental bersama-sama. Cetro Trading Insight menyarankan waspada terhadap perubahan kebijakan dan dinamika konflik regional yang bisa mengubah narasi harga minyak.

broker terbaik indonesia