USD/JPY: Dukungan BoJ dan Prospek Fed Dorong Potensi Lanjutan

USD/JPY: Dukungan BoJ dan Prospek Fed Dorong Potensi Lanjutan

trading sekarang

USD/JPY mundur dari level tertinggi yang dicapai sejak Juli 2024, meski penurunan terbatas dan momentum masih terjaga. Ketidakpastian mengenai kapan BoJ akan melanjutkan normalisasi kebijakan membatasi daya tarik yen dan mendorong dolar mentah untuk tetap kuat di pasar valuta asing. Kondisi global yang bergejolak menjadi latar belakang utama bagi pergerakan pasangan ini saat ini.

Pergerakan harga mengalami sebagian koreksi setelah lonjakan sebelumnya, dengan harga spot berada di area di bawah 159.50 pada pembukaan sesi Eropa. Secara umum, struktur pasar menunjukkan bias naik karena tren utama masih terbentuk di dalam kanal naik dan jarak ke resistance utama tetap terbatas dalam kerangka waktu beberapa jam. Pelaku pasar memperhatikan sinyal teknikal untuk arah jangka pendek.

Bank of Japan memutuskan mempertahankan suku bunga pada tingkat tidak berubah untuk pertemuan kedua berturut-turut, sambil menimbang risiko terkait perang di Timur Tengah dan dampaknya terhadap harga minyak. Kondisi tersebut meningkatkan tekanan inflasi dan menimbulkan kekhawatiran terhadap pertumbuhan Jepang, yang pada gilirannya mendukung USD/JPY secara umum.

Sebagai respons, dolar AS tetap mendapat arah meningkat karena pandangan Federal Reserve yang cenderung hawkish, dengan proyeksi inflasi yang diupdate dan risiko harga energi yang lebih tinggi. Fed juga menegaskan proyeksi pertumbuhan untuk 2026 serta memperkirakan hanya satu penurunan suku bunga pada tahun ini dan satu lagi pada 2027, yang menambah dukungan bagi dolar jangka pendek.

Kebijakan moneter yang lebih agresif dari bank sentral AS meningkatkan daya tarik dolar di tengah sentimen pasar yang menantikan rilisan data ekonomi selanjutnya. Pelaku pasar menilai bagaimana data ekonomi berikutnya dapat memicu penyesuaian lebih lanjut terhadap ekspektasi kebijakan dan arah pasangan mata uang utama. Meskipun demikian, volatilitas tetap terjaga karena faktor geopolitik dan dinamika harga minyak tetap relevan.

Secara keseluruhan, bias jangka pendek terlihat positif untuk USD/JPY karena pair ini berada relatif stabil di atas EMA 100 periode pada kerangka waktu empat jam dan tetap berada dalam kanal naik. Indikator MACD telah bergerak kembali menuju garis nol, sedangkan RSI berada di sekitar 62,5, menunjukkan momentum pembeli yang masih mendominasi namun belum menunjukkan kondisi overbought.

Analisis Teknis USD/JPY: Level Kunci, Breakout, dan Potensi Target

Secara teknis, arah pergerakan cenderung bullish dengan fokus pada pergerakan harga di atas level kunci. Resistance pertama berada di sekitar 160,79, di mana adanya pertemuan antara batas atas kanal dan uji kembali sebelumnya menahan kenaikan lebih lanjut. Penembusan yang kuat di area ini bisa membuka ruang menuju target sekitar 161,50.

Di sisi bawah, support utama berada di batas bawah kanal sekitar 158,92, diikuti oleh 158,00 sebagai level EMA 100 yang lebih kuat. Jika harga turun menembus zona ini, volatilitas bullish dapat melemah dan membuka peluang menuju 157,50 sebagai level selanjutnya.

Secara keseluruhan, skenario teknis menekankan pentingnya menjaga perdagangan di atas garis EMA utama dan memperhatikan dinamika harga minyak serta data ekonomi AS. Analisis ini menekankan potensi breakout sambil menyoroti daerah support dan resistance yang relevan untuk pergerakan berikutnya.

broker terbaik indonesia