USD/JPY bergerak mendekati 157,45 di pembukaan Asia, menandai momentum pembelian pada pasangan ini. Kemenangan koalisi LDP yang dipimpin PM Takaichi meningkatkan ekspektasi terhadap stimulus fiskal lebih lanjut. Investor menilai dukungan fiskal baru dapat membiayai peningkatan belanja pertahanan dan program stimulus lainnya, sehingga Yen tertekan terhadap Dolar.
Kemenangan mayoritas LDP memperkuat narasi bahwa Jepang akan melanjutkan agenda stimulus. Rencana pemotongan pajak penjualan makanan diperkirakan menambah beban fiskal meskipun dapat mendorong konsumsi. Hal ini menimbulkan kekhawatiran mengenai keseimbangan fiskal jangka menengah dan meningkatkan tekanan jual pada JPY.
Otoritas Jepang diperkirakan akan tetap mengawasi pasar dengan dekat, meskipun intervensi tidak dapat diandalkan sebagai langkah pasti. Menteri Keuangan Satsuki Katayama menyatakan kesiapan berkomunikasi dengan pasar jika diperlukan. Ia juga menegaskan adanya koordinasi kebijakan dengan mitra AS untuk menjaga stabilitas pergerakan pasangan ini.
Investors menanti rilis laporan ketenagakerjaan AS untuk Januari yang tertunda sebagai fokus utama pekan ini. Data NFP dan tingkat pengangguran dinilai akan memberikan petunjuk terhadap arah kebijakan moneter AS. Konsensus menunjukkan penambahan sekitar 70.000 pekerjaan dan tingkat pengangguran sekitar 4,4% untuk periode tersebut.
Hasil yang lebih kuat dari ekspektasi dapat mendorong dolar AS menguat terhadap Yen, menjaga USD/JPY pada jalur kenaikan. Sebaliknya, data yang mengecewakan bisa menyebabkan Yen menguat terhadap dolar dan membatasi reli pasangan. Pasar juga akan menilai respon kebijakan Bank Sentral AS jika data tenaga kerja memicu revisi ekspektasi suku bunga.
Secara keseluruhan, arah jangka pendek USD/JPY akan sangat dipengaruhi dinamika data AS dan respons kebijakan Jepang. Pelaku pasar disarankan untuk mengamati sinyal intervensi pasar dan level teknikal kunci. Rencana perdagangan sebaiknya memasukkan batas risiko dengan take profit minimal rasio 1:1,5 terhadap stop loss sesuai manajemen risiko yang prudent.