USD/JPY Menguat 0,4% Jelang BoJ: Powell Netral, Sinyal Satu Potongan pada 2026

USD/JPY Menguat 0,4% Jelang BoJ: Powell Netral, Sinyal Satu Potongan pada 2026

Signal USD/JPYBUY
Open159.600
TP161.500
SL159.000
trading sekarang

USD/JPY menguat sekitar 0.40 persen menuju 159.60 setelah Fed menahan suku bunga dan memberi sinyal potongan hanya satu kali pada 2026. Pidato Powell menegaskan sikap netral dan fokus pada kemajuan inflasi barang serta dampak tarif perdagangan terhadap kebijakan moneter. Proyeksi ekonomi menunjukkan satu potongan 25 basis poin pada 2026 dan satu lagi pada 2027, dengan pertumbuhan sekitar 2.4 persen di 2026.

Pelaku pasar menilai bahwa pernyataan Powell mempertegas ekspektasi bahwa langkah pelonggaran lebih lanjut akan bergantung pada laju inflasi. Yen melemah terhadap dolar akibat ketidakpastian kebijakan yang terbatas dan dampak konflik regional terhadap ekonomi. Pasar juga menantikan keputusan BoJ yang sensitif terhadap intervensi di sekitar level 160.00.

Secara teknis, pergerakan USD/JPY tetap volatil meski mengarah naik, dengan harga berada di atas rata-rata bergerak yang berada di sekitar 156.50 dan menandakan struktur naik jangka pendek yang relevan dengan tren higher lows.

Dalam chart harian USD/JPY sekitar 159.81, bias jangka pendek masih bullish karena harga menembus dan bertahan di atas cluster moving average di sekitar 156.50. Garis dukungan kenaikan dimulai dari 152.10 dan bias naik kuat mendukung pembentukan higher lows.

RSI berada di 67 yang menunjukkan momentum ke atas tetap kuat tanpa terindikasi overbought pada saat ini, sejalan dengan tekanan beli yang berkelanjutan. Resistance utama berada di sekitar 160.50 dan 161.50, sementara dukungan terdekat berada di 159.00.

Rencana trading yang relevan adalah jika harga mampu menutup harian di atas 161.50 maka peluang naik berpotensi meningkat. Stop loss bisa ditempatkan dekat 159.00 dan target pertama di 161.50 dengan potensi lebih lanjut ke level lebih tinggi bila breakout berlanjut.

Prospek BoJ dan Risiko Pasar

Investors menantikan keputusan BoJ yang bisa meningkatkan volatilitas di sekitar 160.00 jika langkah kebijakan tidak sesuai harapan. Intervensi pada level sensitif tetap jadi risiko bagi pasangan USDJPY karena perubahan kebijakan dapat memicu pergerakan tajam.

Faktor eksternal seperti konflik di wilayah Timur Tengah dan tekanan inflasi akibat tarif dapat mempengaruhi persepsi risiko mata uang sehingga yen cenderung melemah ketika ekspektasi pelonggaran menguat. Kondisi global menambah ketidakpastian namun juga peluang bagi breakout jika sentimen risiko membaik.

Kesimpulannya, arah jangka pendek tetap bullish asalkan support di 159.00 bertahan dan harga dapat menutup di atas 161.50. Cetro Trading Insight akan terus memantau dinamika kebijakan moneter dan berita ekonomi untuk menyajikan analisa yang akurat.

broker terbaik indonesia