USD/JPY Menguat ke 153,35 Seiring Putaran Kebijakan Fed dan Komentar Kebijakan USD yang Kuat

USD/JPY Menguat ke 153,35 Seiring Putaran Kebijakan Fed dan Komentar Kebijakan USD yang Kuat

trading sekarang

USD/JPY menguat menuju sekitar 153,35 saat pembukaan sesi Asia hari Kamis, menandai kelanjutan tekanan dolar terhadap yen. Dalam beberapa jam terakhir, pernyataan pejabat AS menegaskan kembali preferensi terhadap USD yang kuat. Sementara itu, Federal Reserve tetap mempertahankan kisaran suku bunga utama di 3,5%–3,75% dalam pertemuan hari Rabu.

Bessent menegaskan kebijakan USD yang kuat dan menolak tuduhan bahwa pemerintah ingin mendorong USD lemah. Analisis pasar menunjukkan bahwa sikap tersebut menegaskan fondasi fundamental yang tepat bagi dolar. Ia juga membantah adanya intervensi pasar yang bertujuan mendukung yen, menambah kehati-hatian di pasar valuta asing.

Powell dan anggota Komite Pasar menyatakan inflasi masih tinggi meski pertumbuhan ekonomi tetap solid. Pasar menilai dinamika pekerjaan menunjukkan kekuatan, meskipun beberapa indikartor menunjukkan potensi stabilisasi. Investor menunggu sinyal kebijakan lebih lanjut dan memperkirakan bahwa perubahan suku bunga dapat ditunda hingga data inflasi menampilkan tren yang jelas.

Secara teknis, USD/JPY memantul dari kerugian menuju level sekitar 153,35 di awal sesi Asia. Retracement tersebut dianggap logis mengingat komentar Bessent yang menolak gagasan bahwa AS sedang berupaya melemahkan yen. Pergerakan ini menunjukkan bagaimana sentimen kebijakan AS mempengaruhi dinamika mata uang mayor terhadap yen.

Beberapa analis menyoroti bahwa rilis klaim tunjangan pengangguran awal AS nanti hari ini bisa menjadi pemicu arah bagi para trader. Meskipun ada dukungan untuk dolar, volatilitas tetap tinggi karena pasar menimbang faktor kebijakan fiskal dan ekspektasi musim laporan data. Sinyal teknis menegaskan perdagangan tetap terseret pada kisaran yang sempit hingga konfirmasi data.

Selain itu, pasar menunggu kepastian mengenai kapan Fed akan menimbang penyesuaian suku bunga lebih lanjut. Fase ini membuat para pelaku pasar bersikap hati-hati sambil mempertimbangkan kemungkinan perubahan kebijakan di Juni mendatang. Karena waktu rilis data dan tekanan inflasi, arah USD/JPY bisa berubah dengan cepat.

Implikasi Kebijakan Fed dan Ekspektasi Pasar

Keputusan Fed untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 3,5%–3,75% menunjukkan bahwa otoritas moneternya masih menilai inflasi tetap tinggi meski ekonomi menunjukkan performa yang solid. Ketua Fed Jerome Powell menekankan bahwa pasar tenaga kerja masih mengalami pertumbuhan yang cukup kuat dan tingkat pengangguran menunjukkan tanda stabilisasi. Ia menegaskan bahwa kebijakan akan dievaluasi secara kontinu berdasarkan data yang masuk.

Reaksi pasar terhadap kepastian kebijakan ini mengakibatkan pandangan positif terhadap dolar dalam jangka pendek, meski risiko volatilitas tetap ada. Investor fokus pada laporan klaim tunjangan pengangguran awal yang akan rilis untuk mengukur dinamika tenaga kerja Amerika. Banyak pihak menilai bahwa ekspektasi Fed untuk tidak mengubah suku bunga hingga Juni menambah tekanan pada pasangan USD/JPY.

Komentar Bessent mengenai kebijakan USD memperlihatkan fokus pada kekuatan mata uang tanpa intervensi jelas untuk melemahkan yen. Hal ini mengurangi spekulasi pasar mengenai campur tangan pemerintah dalam pasar valas. Secara keseluruhan, lingkungan kebijakan moneter meningkatkan posisi dolar terhadap yen dalam jangka pendek, dengan risiko perubahan jika data ekonomi berubah.

broker terbaik indonesia