USD/JPY turun sekitar 0,66% pada hari Rabu, menghapus sebagian reli dari level sesi sekitar 160.00 dan menetap di kisaran 158.50. Pergerakan ini dipicu oleh berita gencatan senjata antara AS dan Iran yang menekan permintaan terhadap aset safe-haven. Menurut Cetro Trading Insight, perubahan sentimen pasar menunjukkan respons terhadap dinamika geopolitik yang juga memengaruhi pasar valuta asing.
Pertumbuhan teknikal terlihat ketika harga membalik arah dari level 160.00 dan membentuk serangkaian lower highs, menunjukkan momentum turun yang terjaga. Pada kerangka 15 menit, harga berada di bawah EMA 200-periode sekitar 158.92, menciptakan hambatan menengah yang perlu ditembus untuk melanjutkan pergerakan menuju sisi bawah. Kondisi pasar menjadi sangat rawan terhadap kejutan data ekonomi yang datang kemudian.
Kabar ceasefire ini secara langsung menghapus dorongan safe-haven yang sebelumnya mendorong dolar AS naik, sementara Yen berhasil mengkoreksi sebagian kerugian. Pasar menilai bahwa perjanjian dua minggu lebih sebagai masa uji, bukan solusi definitif, sehingga volatilitas bisa berlanjut tergantung dari pembaruan atas kerangka sepenuhnya. Cetro Trading Insight menilai bahwa risiko geopolitik tetap menjadi faktor penentu jangka pendek bagi USD/JPY.