EUR/USD melemah ke sekitar 1.1680 pada sesi Asia awal, di tengah optimisme bahwa The Fed mempertahankan kisaran suku bunga 3,50% hingga 3,75%. Keputusan tersebut memperkuat USD karena arus sentimen pasar berputar pada pernyataan kebijakan yang stabil. Lonjakan aktivitas perdagangan memperkuat asumsi bahwa dolar bisa terus menguat hingga ada kejutan dari pihak Federal Reserve.
Pada pertemuan April, The Fed menegaskan komitmennya untuk mempertahankan suku bunga pada kisaran yang sama sambil menilai arah kebijakan di masa depan. Sebanyak empat pejabat voting menentang keputusan tersebut, termasuk tiga yang menolak bahasa dalam pernyataan pasca rapat yang mengisyaratkan kemungkinan pelonggaran. Suara dissent tersebut adalah yang pertama sejak Oktober 1992, mencerminkan tantangan yang dihadapi bank sentral dalam mengurai risiko pertumbuhan dan inflasi.
Di sisi lain, ECB diperkirakan menahan suku bunga utama karena ketidakpastian yang tinggi. Poin-poin volatilitas harga energi akibat konflik regional telah meningkatkan tekanan inflasi dan membuat pelaku pasar bersikap hati-hati. Beberapa analis menyampaikan pandangan bahwa bank sentral Eropa bisa menilai kenaikan suku bunga pada Juni, meskipun kepala ekonom utama menekankan kehati-hatian. Goldman Sachs mengulas skenario dua kenaikan 25 basis poin dalam beberapa bulan ke depan, sehingga depo rate bisa kembali mendekati 2,50%.
Sect technical, EURUSD saat ini berada di sekitar 1.1680 dengan potensi retracement ke area support sekitar 1.1650 jika sentimen pasar tetap bear. Penembusan di bawah 1.1650 bisa membuka jalur ke level yang lebih rendah sekitar 1.1560, meski volatilitas tetap tinggi menjelang keputusan ECB. Analisis teknikal tetap didasari pada dinamika perubahan nilai tukar yang dipengaruhi kebijakan bank sentral dan data ekonomi.
Peluang perdagangan yang diusulkan adalah posisi jual (sell) pada level pembukaan sekitar 1.1680, dengan target keuntungan 1.1560 dan stop loss di 1.1720 untuk menjaga risiko relatif. Rasio reward terhadap risiko mendekati 1:3 jika skenario penurunan berlanjut, membuat pendekatan ini menarik bagi trader berpengalaman. Namun, kondisi pasar tetap bisa berubah menjelang rilis keputusan ECB, sehingga diperlukan verifikasi berkala terhadap nivel SL/TP.
Pelaku pasar juga diingatkan bahwa volatilitas dapat meningkat karena ketidakpastian kebijakan dan komentar pejabat bank sentral. Karena rilis data ECB mendekat, peluang teknikal bisa berubah dengan cepat, menuntut manajemen risiko yang ketat. Tulisan ini memberikan analisis sebagai panduan, bukan jaminan hasil perdagangan.