USD/PHP Bearish namun Oversold Menanti Keputusan BSP: Analisa Pasar Filipina

trading sekarang

USDPHP terlihat bearish dalam pergerakannya akhir-akhir ini, namun indikator teknikal menunjukkan tanda oversold. Harga sempat gap lebih rendah sebagai respons terhadap imbal hasil yang melemah dan perubahan harga minyak. Pergerakan gap seperti ini sering menjadi sinyal bahwa ada tekanan jual jangka pendek, meski momentum saat ini cenderung melemah secara relatif.

Dalam kerangka teknikal, penurunan saat ini menghadapi posisi support di sekitar 60.10, yang berasal dari level retracement Fibonacci 38,2 persen pada rentang rendah–tinggi 2020–2026. Di sisi atas, resistance terdekat berada di sekitar 60.72 (fib 23,6 persen) dan 61, level 50 DMA, yang bisa menjadi zona konsolidasi jika tekanan jual mereda. RSI menunjukkan kondisi oversold, menandakan potensi pembalikan teknikal jika faktor fundamental mendukungnya.

Secara keseluruhan, pola teknikal menunjukkan gambar yang berisiko menurunkan BNP secara bertahap, dengan peluang rebound teknikal terbatas jika pembaruan kebijakan BSP tidak mengecewakan pasar atau jika sentimen global berbalik menguntungkan PHP. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.

Inflasi Filipina tetap tinggi, menembus angka 6,8 persen dan berada di luar target BSP yaitu 2–4 persen. Kondisi ini menambah tekanan pada kebijakan moneter dan membentuk kerangka dasar bagi kemungkinan penyesuaian suku bunga di masa mendatang.

Kelompok analis memperkirakan ada peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin, meski risiko kenaikan sebesar 50 basis poin juga tidak bisa sepenuhnya diabaikan jika BSP melihat bahwa kurva inflasi masih berjalan lebih jauh dari target. Keputusan bank sentral diperkirakan akan mencoba menyeimbangkan antara menjaga stabilitas harga dan mendukung pertumbuhan.

Faktor eksternal, termasuk arah kebijakan FOMC dan dinamika pasar energi, turut mempengaruhi arah USD/PHP. Ketidakpastian eksternal bisa memicu pergeseran momentum meskipun tekanan harga sedang berbeda, sehingga risiko volatilitas tetap ada hingga rilis kebijakan BSP.

Seandainya BSP memberikan respons kebijakan yang lebih kuat dari ekspektasi, atau jika harga minyak dan imbal hasil bergerak lebih lunak, PHP memiliki peluang pulih sebagian dari kerugian yang terjadi. Perkembangan ini bisa menekan level resistance untuk sementara dan membantu pembeli menembus zona jenuh jual.

Sebaliknya, jika BSP mengecewakan pasar atau faktor eksternal memburuk, kita bisa melihat potensi pembalikan teknikal yang cepat ke arah bawah. Dalam skenario tersebut, risiko koreksi yang lebih dalam lebih mungkin terjadi jika momentum makro tidak berubah secara signifikan.

Para pelaku pasar disarankan untuk memantau keputusan BSP dan pergerakan FOMC dengan saksama, karena kedua faktor tersebut memiliki kapasitas untuk mengubah sentimen global terhadap PHP. Manajemen risiko tetap penting: kapita yang dialokasikan pada posisi USD/PHP perlu disesuaikan dengan toleransi risiko dan target jangka pendek, mengingat volatilitas yang bisa muncul secara mendadak.

banner footer