Minat investor terhadap logam mulia meningkat seiring meningkatnya risiko geopolitik global. Permintaan terhadap aset safe-haven mendorong perak menunjukkan kekuatan nya di awal minggu. Para pelaku pasar melihat peluang diversifikasi portofolio ketika volatilitas meningkat.
Penurunan bias terhadap dolar AS akibat prospek kebijakan moneter yang lebih longgar menambah daya tarik logam berdenominasi dolar seperti perak. Kondisi ini mengubah dinamika permintaan, membuat logam mulia lebih menarik bagi investor yang mencari perlindungan nilai. Kombinasi faktor-faktor ini mendorong langkah korektif harga ke atas.
Secara teknikal, pergerakan harga Perak terlihat kuat, bergerak di sekitar level $85,40 ketika laporan ini ditulis. Momentumnya menunjukkan tren bullish yang berpotensi melanjutkan, mendekati level tertinggi dalam beberapa periode. Pelaku pasar juga mencermati tekanan risiko global yang mendukung permintaan terhadap aset aman.
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan isu keamanan di Arktik menambah dorongan ke aset defensif. Investor memerhatikan risiko regional dan implikasinya terhadap pasokan logam mulia. Kondisi ini memperkuat aliran ke aset yang dianggap lebih stabil saat volatilitas pasar meningkat.
Di sisi kebijakan moneter, pembaruan menilai adanya kemungkinan pelonggaran suku bunga yang lebih luas, yang menambah tekanan pada dolar AS. Advertised kepada pasar, penyelidikan kriminal terhadap pejabat penting bank sentral menimbulkan kekhawatiran tentang independensi kebijakan. Ketidakpastian ini berdampak pada penjualan dolar dan mendukung perak dan logam mulia lainnya.
Data tenaga kerja AS terbaru menunjukkan perlambatan pertumbuhan lapangan kerja, sementara ekspektasi penurunan suku bunga meningkat. Pasar juga menilai kemungkinan dua pemotongan suku bunga di tahun ini, meskipun komite kebijakan tampak menahan diri pada pertemuan mendatang. Kondisi ini menempatkan logam mulia sebagai alternatif lindung nilai yang menarik bagi investor.
Rencana trading didasarkan pada arah harga saat ini dengan fokus pada level masuk sekitar $85,40. Investor bisa menetapkan stop loss di sekitar $83,40 untuk membatasi risiko, sambil menargetkan keuntungan sekitar $88,50. Strategi ini sejalan dengan dinamika pasar yang didorong oleh permintaan safe-haven dan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter.
Syarat utama adalah menjaga rasio risiko-imbalan minimal 1:1,5 agar potensi keuntungan sebanding dengan risiko. Jika momentum tetap kuat, target keuntungan bisa direvisi lebih tinggi seiring konfirmasi bahwa dolar melemah dan sentimen risiko tetap positif.
Namun, investor harus waspada bahwa sentimen geopolitik dan kebijakan moneter bisa berubah cepat. Rilis data ekonomi AS yang akan datang, seperti CPI, penjualan ritel, dan Indeks Harga Produsen, bisa menambah volatilitas pada XAGUSD. Karena itu, evaluasi berkala diperlukan untuk menyesuaikan strategi perdagangan.