
Indeks utama Wall Street dibuka lebih tinggi pada Senin, memicu reli yang membawa Dow menuju level intraday tertinggi. Para investor merespons laporan adanya kesepakatan awal antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz. Sentimen risk-on pun meningkat secara luas di bursa AS.
Kinerja positif didorong oleh pergerakan signifikan di saham sektor teknologi dan transportasi, meskipun kerangka kesepakatan masih menyisakan isu penting. Para analis menyoroti bahwa beberapa poin penting seperti program nuklir Teheran dan konflik regional lainnya belum menjadi bagian dari kesepakatan definitif. Pasar menantikan rincian lebih lanjut sebelum akhirnya kesepakatan resmi ditandatangani.
Menurut analisis dari Cetro Trading Insight, momentum ini bisa menjadi penopang berkelanjutan untuk beberapa sesi ke depan asalkan tidak muncul kejutan geopolitik baru. Investor juga menilai bahwa landmark ini bisa mendorong sentiment dan likuiditas, namun tetap berhati-hati terhadap politik regional yang tetap rapuh.
Saham-saham semikonduktor memimpin penguatan, dengan Micron naik signifikan setelah beberapa pialang menaikkan target harga. Nvidia juga membukukan kenaikan meski lebih moderat, diikuti pergerakan positif Intel dan Marvell Technology. Indeks semikonduktor Philadelphia rebound dan turut mendorong Nasdaq lebih tinggi.
Di sisi lain, saham perusahaan energi seperti Exxon Mobil dan Chevron turun sekitar lima persen, memberi tekanan pada sektor energi secara keseluruhan. Penurunan ini menopang indeks energi S&P 500 yang turun sekitar 3,9 persen meskipun kinerja sektor lain cukup kuat. Perubahan ini mencerminkan dinamika geopolitik dan prospek harga minyak yang masih bergejolak.
Volatilitas pasar turun ke level 16,31 poin, menandakan penurunan ketakutan investor terhadap risiko. Pedagang pasar memperkirakan Federal Reserve akan menahan suku bunga pada pertemuan minggu ini, sambil menimbang ekspektasi untuk pemangkasan 25 basis poin pada akhir tahun yang turun menjadi sekitar 70 persen. Hal ini menambah nuansa risk-on di pasar secara umum.
Salah satu sorotan utama hari itu adalah SpaceX yang melonjak 7,9 persen setelah merampungkan IPO besar dengan valuasi lebih dari dua triliun dolar, sebuah tonggak yang mencerminkan optimisme terhadap ruang angkasa komersial. Sementara itu, Paramount Skydance naik 3,4 persen setelah Departemen Kehakiman AS menyetujui akuisisi Warner Bros, memperkuat konsolidasi industri hiburan. Kabar ini menjadi pendorong utama bagi sektor teknologi hiburan.
Sebaliknya, Fox anjlok 18,2 persen setelah mengumumkan rencana membeli Roku dalam kesepakatan bernilai sekitar 22 miliar dolar, sebuah langkah yang memicu reevaluasi pada prospek platform streaming. Roku sendiri turun sekitar 2,5 persen pada hari itu, memicu perdebatan tentang prospek monetisasi iklan dan konten. Tren ini menunjukkan bagaimana dinamika merger dan akuisisi dapat mempengaruhi beberapa nama besar di industri media.
Keseimbangan pasar terlihat positif, dengan rasio saham yang naik lebih banyak daripada yang turun, dan catatan rekor baru muncul di beberapa indeks. S&P 500 mencetak sejumlah rekor tertinggi baru serta lows, dan Nasdaq mencatat rekor tertinggi baru, menandakan dorongan luas meskipun beberapa sektor mengalami tekanan. Investor mempertahankan fokus pada data ekonomi dan kebijakan moneter untuk memahami arah poros pasar.