
Langkah WIIM menyalakan sinyal positif bagi pemegang saham. Dalam laporan tahunan 2025, WIIM mengumumkan pembagian dividen tunai mencapai Rp217,87 miliar—setara Rp104,4 per saham—menandai puncak lonjakan kinerja setelah laba bersih tumbuh lebih dari 40% YoY. Analisis ini disusun oleh Cetro Trading Insight.
WIIM mencatat kinerja keuangan yang impresif untuk tahun buku 2025. Laba bersih melonjak 40,35% YoY menjadi Rp419,21 miliar, dan penjualan neto naik 34,33% YoY menjadi Rp6,38 triliun. Penjualan domestik tetap menjadi mesin utama, menyumbang 98,62% dari total penjualan sebesar Rp6,35 triliun, meningkat 35,63% YoY.
Segmen sigaret kretek mesin (SKM) mencatat kenaikan tajam sebesar 52,23% YoY menjadi Rp4,05 triliun, diikuti segmen filter yang naik 23,06% menjadi Rp1,42 triliun. Sementara segmen sigaret kretek tangan (SKT) bertumbuh tipis 0,86% menjadi Rp873,16 miliar, cerutu meningkat 22,48% menjadi Rp3,45 miliar, dan segmen lainnya melonjak 167,98% YoY menjadi Rp9,24 miliar.
Pertumbuhan ini menunjukkan kemampuan WIIM menjaga momentum meskipun dinamika pasar domestik dan biaya operasional. Kinerja yang kuat di pasar dalam negeri berpotensi memberikan dasar stabil bagi dividen dan margin usaha kedepannya, sejalan dengan strategi ekspansi yang lebih fokus pada produk unggulan serta efisiensi biaya.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 18 Mei 2026 sepakat membagikan dividen tunai sebesar Rp217,87 miliar untuk tahun buku 2025, setara Rp104,4 per saham. Langkah ini menandai aliran keuntungan langsung kepada pemegang saham seiring dengan kinerja keuangan yang solid selama 2025, sebagaimana dilaporkan WIIM.
Jadwal pembagian telah ditetapkan dengan cum dividen di Pasar Regular & Negosiasi pada 26 Mei 2026, ex dividen pada 29 Mei 2026. Di pasar tunai, cum dividen 2 Juni 2026 dan ex dividen 3 Juni 2026, dengan recording date juga 2 Juni 2026 dan pembayaran dividen pada 12 Juni 2026.
Bagi investor, dividen ini berpotensi meningkatkan yield saham WIIM, namun tetap diperlukan evaluasi terhadap pergerakan harga saham dan arus kas. Di tengah iklim pasar domestik Indonesia yang relatif cerah untuk sektor rokok, WIIM tetap menarik sebagai opsi saham yang menawarkan aliran dividen stabil dalam jangka menengah.