BUY
6100
6380
6000
IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) adalah salah satu indikator utama yang digunakan untuk mengukur kinerja pasar saham di Indonesia. Indeks ini mencerminkan perubahan harga saham dari seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan kata lain, IHSG adalah indeks yang menunjukkan pergerakan harga saham secara keseluruhan di pasar modal Indonesia.
IHSG dihitung berdasarkan harga saham dari semua perusahaan yang terdaftar di BEI, yang terdiri dari berbagai sektor industri seperti perbankan, energi, barang konsumsi, dan lain-lain. Meskipun semua saham dipertimbangkan, perhitungan ISHG lebih banyak dipengaruhi oleh saham-saham besar atau saham yang memiliki kapitalisasi pasar tinggi.
IHSG dihitung dengan menggunakan metode capitalization-weighted index, yang berarti bobot setiap saham dalam indeks bergantung pada kapitalisasi pasarnya (jumlah saham yang beredar dikalikan dengan harga saham). Oleh karena itu, saham perusahaan dengan kapitalisasi pasar besar seperti Bank BCA, Telkom Indonesia, dan Astra International memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan.
IHSG sering digunakan sebagai acuan atau tolak ukur dalam menilai kinerja pasar saham Indonesia. Jika index ini mengalami kenaikan, itu bisa menunjukkan bahwa secara umum pasar saham Indonesia sedang dalam kondisi baik dan banyak perusahaan mengalami kenaikan harga saham. Sebaliknya jika IHSG turun, itu bisa menunjukkan penurunan kinerja pasar saham secara keseluruhan, yang bisa disebabkan oleh faktor ekonomi, politik, atau masalah lainnya.
Bagi investor, IHSG merupakan alat penting dalam memantau kondisi pasar saham. Misalnya, jika harga menunjukkan tren kenaikan, investor mungkin melihat ini sebagai peluang untuk berinvestasi karena pasar saham cenderung menunjukkan kinerja yang baik. Sebaliknya jika IHSG turun, investor mungkin lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi.
IHSG juga digunakan sebagai acuan oleh banyak instrumen investasi, seperti reksa dana indeks atau ETF (Exchange Traded Fund) yang mengikuti pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan. Sebagai contoh jika IHSG naik, reksa dana indeks yang melacak IHSG juga akan mengalami kenaikan, memberikan keuntungan bagi investor yang berinvestasi di dalamnya.
Pasar saham Indonesia berada di panggung utama hari ini, dengan IHSG melompat tajam dan menegaskan sentimen positif di kalangan pelaku pasar. Sorotan investor tertuju pada kekuatan…
Read MoreMei 2026 menjadi panggung uji bagi investor di Bursa Efek Indonesia, karena IHSG ditutup di level 6.127 poin dengan pelemahan 11,92% secara bulanan. Angka ini bukan sekadar penurun…
Read MoreIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 2,71% menjadi 5.902, didorong oleh dominasi volume pembelian. Dari perspektif Cetro Trading Insight, lonjakan ini mencerminkan se…
Read MoreIHSG ditutup sesi II dengan pelemahan tipis, menandai dinamika pasar yang tetap hidup meski volatil. Indeks utama turun 0,28 persen ke level 5.886,29. Kondisi ini mencerminkan resp…
Read MoreIHSG menutup sesi siang dengan koreksi 112,98 poin atau 1,91% di level 5.789,40, menunjukkan tekanan jual yang meluas di pasar saham nasional. Pada pembukaan, IHSG sudah dibuka lem…
Read MoreMei 2026 menunjukkan dinamika IHSG yang masih bergejolak. IHSG turun 11,92% secara bulanan dan ditutup di level 6.127, menunjukkan adanya beban likuiditas dan reaksi pasar terhadap…
Read MoreIHSG melanjutkan penguatan meski volatilitas pasar terlihat sejak perdagangan pagi. Laju positif didorong oleh saham perbankan berkapitalisasi besar dan emiten konglomerasi. Meskip…
Read MorePasar modal Indonesia sedang berada di titik perubahan, dengan berita kebijakan mineral dan energi yang berpeluang mengubah arah arus modal. Di bawah naungan Cetro Trading Insight,…
Read MoreDalam laporan eksklusif Cetro Trading Insight, deretan top gainer hari Kamis ini menghadirkan kilau di tengah arus volatil pasar. Pasar modal Indonesia berada dalam fase volatil ya…
Read MoreIHSG menutup sesi siang Kamis, 11 Juni 2026, dengan kejutan bearish yang menegaskan bahwa risiko pasar saham nasional masih tinggi. IHSG turun 112,98 poin atau 1,91% ke level 5.789…
Read More