Analisis Pasar Makro: Dolar Stabil, Emas Menguat, dan Fokus Data ADP serta Kebijakan Fed

Analisis Pasar Makro: Dolar Stabil, Emas Menguat, dan Fokus Data ADP serta Kebijakan Fed

trading sekarang

USD mengakhiri Senin dengan stabil setelah pembukaan minggu yang bearish. Indeks USD ditutup hampir tidak berubah, menandakan arus safe haven tetap mendominasi pergerakan mata uang utama. Dalam laporan singkat dari Cetro Trading Insight, pasar menilai bahwa risiko global dan posisi defensif masih menjadi pendorong utama sentimen investor.

Pada awal Selasa, indeks USD menunjukkan kenaikan tipis karena pasar terus mengawasi berita terkait tarif. Perkembangan kebijakan serta ancaman tarif internasional menambah volatilitas di pasar dolar dan aset lindung nilai. Pelaku pasar tetap waspada terhadap potensi perubahan arus modal yang dipicu oleh langkah kebijakan.

Kalender ekonomi AS untuk hari ini menyoroti ADP Employment Change 4-week Average dan Conference Board Consumer Confidence untuk Februari. Data tersebut diharapkan memberikan gambaran lebih jelas mengenai kondisi tenaga kerja dan optimisme konsumen. Beberapa pembicara Federal Reserve juga dijadwalkan memberikan pidato yang bisa memberi petunjuk arah kebijakan moneter di bulan-bulan mendatang.

InstrumenKondisi TerakhirArah
EURUSDSetelah menembus 1.1830, EURUSD melemah sekitar 1.1770Bearish
USDJPYPenurunan pada sesi AS berakhir dengan penutupan sedikit rugi, namun bergerak di atas 155.00Bullish
GBPUSDGerak terjeda, berada di bawah 1.3500Sideways
XAUUSDEmas naik lebih dari 2% Senin, menyentuh di atas 5200, lalu koreksi ke sekitar 5150Volatil

Emas mencatat kenaikan lebih dari 2% pada Senin, mencapai level tertinggi Februari di atas 5200 dolar per ons. Penguatan ini mencerminkan minat pada aset lindung nilai di tengah ketidakpastian kebijakan serta gejolak pasar. Cetro Trading Insight mencatat bahwa momentum ini mungkin dipicu oleh persepsi terhadap risiko global dan arah kebijakan moneter.

Namun di sesi Asia awal Selasa, emas menunjukkan tanda koreksi dengan pergerakan kembali ke sekitar 5150 dolar per ons. Tekanan teknis di area itu membuat trader menimbang peluang breakout atau koreksi lanjutan. Para analis menilai area 5120–5150 dolar sebagai zona penting untuk menjaga pola kenaikan jangka menengah.

Dinamika tersebut menambah kompleksitas bagi strategi trading karena gerak emas sangat terkait dengan pergerakan dolar. Jika dolar menguat, emas bisa menghadapi tekanan; jika dolar melemah, dorongan bullish dapat berlanjut. Investor perlu menggabungkan faktor fundamental dengan analisis teknikal untuk menentukan arah selanjutnya.

Peluang dan Risiko Sesi Berikutnya

Selain data ADP dan kepercayaan konsumen, pasar juga menantikan pidato beberapa pejabat Federal Reserve yang bisa memicu aksi jual atau beli berdasarkan sinyal kebijakan. Narasi kebijakan moneter yang lebih hawkish atau lebih dovish akan berdampak pada dolar dan logam mulia. Dalam laporan ini, Cetro Trading Insight menyarankan pelaku pasar memperhatikan kata-kata pembicara kebijakan dan komentar resmi terkait inflasi serta lapangan kerja.

Rencana tarif baru AS terhadap beberapa industri turut menambah volatilitas di pasar global. Sentimen perdagangan internasional bisa memicu pergeseran aliran modal antara dolar, logam mulia dan aset berisiko lainnya. Selain itu, keputusan PBOC terkait LPR juga menambah dinamika likuiditas dan arus modal global.

Dengan data ADP dan kepercayaan konsumen yang akan dirilis serta pidato pejabat Fed, volatilitas pasar diperkirakan tetap tinggi. Investor disarankan memantau komentar kebijakan dan kebijakan tarif yang dikeluarkan pemerintah AS untuk menilai arah jangka pendek. Strategi trading sebaiknya menjaga keseimbangan risiko dan potensi imbal balik sesuai target 1:1.5.

broker terbaik indonesia