NZDUSD mencoba menguat secara terbatas pada hari perdagangan ini, didorong oleh beberapa sinyal kebijakan yang berbeda dari Federal Reserve. Dolar AS bergerak lebih kuat secara umum, menjadi hambatan utama bagi kenaikan pasangan mata uang ini di pasar spot. Gelombang risiko dan dinamika kebijakan menambah kehati-hatian di sekitar pair ini meskipun ada beberapa faktor pendukung dari pasar ekuitas.
Harga berada di kisaran 0.5960 sampai 0.5965, dengan kenaikan tipis sekitar 0.10 persen untuk hari itu. Momentum kenaikan belum menunjukkan komitmen yang kuat, karena latar belakang fundamental yang agak campur aduk membuat para pelaku pasar berhati-hati. Para pembeli pada pembalikan turun mencoba memanfaatkan rebound kecil setelah gagal melewati level psikologis 0.6000.
Gubernur RBNZ Anna Breman menekankan bahwa bank sentral akan siap menormalkan kebijakan lebih cepat jika perilaku harga berubah, meskipun ekonomi relatif pulih dan dapat menopang suku bunga lebih tinggi. Kebijakan ini, bersama stabilnya pasar ekuitas, menjadi faktor yang membantu valuta NZD. RBNZ sendiri menegaskan tetap pada kebijakan akomodatif setelah OCR 2.25 persen pada pertemuan Februari, dengan ekspektasi inflasi kembali ke target dalam tahun mendatang. Pelaku pasar secara bertahap memposisikan diri untuk potensi pemotongan waktu kenaikan suku bunga pada akhir 2026.
Secara teknikal, pergerakan NZDUSD masih berada di sekitar level 0.5960-0.5965, mendekati rintangan psikologis 0.6000 namun belum menembusnya. Meski ada rebound, tekanan dari dolar AS dan dinamika pasar menahan kenaikan lebih lanjut. Hal ini membuat para trader lebih fokus pada peluang pembalikan yang terbatas dan manajemen risiko.
Pasar juga menunggu dinamika lebih luas, dengan adanya dukungan teknikal di sekitar level 0.5960 namun kesulitan untuk menembus 0.6000. Pergerakan tetap berisiko karena faktor fundametal yang berbeda antara Fed dan RBNZ serta ketidakpastian perdagangan global. Secara kebijakan, volatilitas dapat meningkat seiring data ekonomi AS rilis dan komentar pejabat bank sentral.
Investors menantikan data AS Selasa seperti Consumer Confidence Index dan Richmond Manufacturing Index, bersama dengan pernyataan pejabat Fed, untuk menilai apakah permintaan terhadap dolar akan menguat atau melemah. Skenario ini dapat menentukan arah NZDUSD dalam jangka pendek, dengan sinyal yang jelas jika momentum memudar atau menguat. Para pelaku pasar akan mempertimbangkan konteks risiko global di samping dinamika suku bunga.
Strategi yang diusulkan berangkat dari peluang beli di sekitar 0.5960 dengan target keuntungan sekitar 0.5998 dan stop loss di sekitar 0.5935. Rencana ini memanfaatkan dinamika teknikal di level kunci serta ekspektasi bahwa faktor fundamental akan tetap memberikan tekanan terhadap dolar AS. Asumsi ini menghasilkan rasio risiko-imbalan sekitar 1.5 kali lipat atau lebih jika pasar bergerak sesuai harapan.
Pastikan ukuran posisi dikelola dengan baik dan sesuaikan dengan profil risiko masing-masing trader. Kondisi pasar yang beragam berarti memerlukan manajemen risiko yang disiplin serta penyesuaian level TP dan SL jika volatilitas meningkat. Instrumen ini bersifat spekulatif sehingga disarankan untuk melakukan evaluasi ulang secara berkala.
Penutupan berita ini mencatat bahwa laporan dan komentar dari Cetro Trading Insight menekankan bahwa keputusan kebijakan dan perubahan sentimen risk-on risk-off akan menjadi penentu arah jangka pendek. Pelaku pasar perlu mengikuti rilis data dan komentar pejabat kebijakan untuk menyesuaikan ekspektasi dan rencana perdagangan secara real time.