
DXY melemah setelah tiga hari kenaikan, diperdagangkan sekitar 98,00 pada sesi Eropa. Pergerakan ini menarik perhatian karena berpotensi mengubah arah tren jangka pendek. Analisis teknikal dari Cetro Trading Insight menyoroti dinamika harga yang mendekati batas-batas kanal menurun.
Grafik harian menunjukkan harga bergerak sideways di dalam kanal menurun, menumbuhkan asumsi bias bearish berlanjut. Jika harga menembus support lokal, penurunan lebih lanjut bisa terjadi menuju wilayah di bawah 96,70. Pada saat yang sama, resistensi di dekat 98,37 mulai membatasi aksi beli.
RSI 14-hari berada di sekitar 41, menandakan momentum downside yang lemah tetapi belum terlalu melemah. Kondisi ini menambah kewaspadaan karena peluang rebound masih ada namun akan menghadapi tekanan jual jika mendekati level resistensi utama. Pihak analis menekankan pentingnya konfirmasi melalui breakout atau retest sebagai sinyal pelengkap.
Level kunci pertama adalah lower boundary kanal di sekitar 96,70, yang berfungsi sebagai target jika tekanan jual semakin mendalam. Penembusan bawah bisa membuka ruang bagi pergerakan menuju angka-angka lebih rendah di sekitar 95,56. Para pelaku pasar memonitor pergerakan menuju level tersebut untuk melihat validitas tren menurun.
Di sisi atas, konfluensi resistensi berada di sekitar 98,37 yang berada di bawah EMA sembilan hari, kemudian 98,69 di atas EMA 50 hari, dan sekitar 98,90 di batas atas kanal. Pelintiran di atas level ini diperlukan untuk berubah menjadi sinyal bullish yang lebih kuat. Gagal menembus level-resistensi tersebut dapat menjaga tekanan menurun.
Jika harga berhasil menembus ke atas 98,90, fokus teknikal berpotensi bergeser ke rekor tertinggi sekitar 100,64 yang tercapai pada akhir Maret. Kondisi seperti itu akan mengubah nuansa pasar dan memancing aliran dana ke aset terkait, menurut tim riset Cetro Trading Insight.
Mengikuti pola teknikal, rekomendasi trading adalah posisi jual dengan open sekitar 98,00. Target di 95,56 dipandang realistis jika harga melanjutkan penurunan dalam kanal. Pemetaan ini mempertimbangkan bahwa konfirmator kunci tidak terbuka untuk peluang bullish tanpa breakout menyeluruh.
Stop loss ditempatkan di atas 98,90 untuk menahan risiko jika harga kembali naik. Penempatan ini menciptakan jarak masuk rencana yang cukup untuk menghindari noise pasar. Apabila harga menyentuh level tersebut, analisis perlu direvisi untuk menghindari hasil buruk.
Rasio risiko-imbalan dalam skenario ini diperkirakan sekitar 1:2,7, memenuhi syarat minimal 1:1.5. Strategi ini sejalan dengan prinsip manajemen risiko Cetro Trading Insight. Karena sinyal didasarkan pada pola teknikal, akurasi bukan jamak, dan pelaku pasar disarankan untuk menindaklanjuti dengan konfirmasi tambahan.