AS Tumbuh Lambat 1,4% di Q4-2025: Dampak Shutdown, AI, dan Prospek 2026 | Cetro Trading Insight

AS Tumbuh Lambat 1,4% di Q4-2025: Dampak Shutdown, AI, dan Prospek 2026 | Cetro Trading Insight

trading sekarang

AS mengonfirmasi perlambatan pertumbuhan ekonomi yang menimbulkan ketidakpastian global. Pertumbuhan PDB tumbuh 1,4 persen secara tahunan di kuartal IV-2025, jauh lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai 4,4 persen. Fenomena ini terjadi meski ada dorongan belanja modal berbasis AI yang membantu menjaga aktivitas ekonomi. Harga emas dunia saat ini menjadi salah satu indikator volatilitas pasar yang dikaji para analis untuk menilai aliran modal global. Cetro Trading Insight menyajikan analisis ini agar pembaca awam dapat memahami dampaknya.

Penutupan sebagian pemerintahan federal menyebabkan lembaga publik beroperasi dalam mode terbatas. BEA menyatakan alokasi anggaran yang terganggu berimplikasi pada berkurangnya layanan pemerintah dan menekan pertumbuhan PDB. Secara estimasi, dampak penutupan terhadap pertumbuhan PDB riil di kuartal IV diperkirakan sekitar satu poin persentase. Harga emas dunia saat ini kembali berfluktuasi, menandai bagaimana ketidakpastian fiskal memengaruhi pasar komoditas dan risiko global. Analisis ini menyoroti bagaimana pasar menilai risiko antara siklus fiskal dan aktivitas ekonomi, meski dukungan di sektor AI tetap menjadi pendorong di jangka menengah.

Para ekonom memperkirakan dampak shutdown bisa berkurang di kuartal pertama 2026 seiring normalisasi aktivitas pemerintah. Namun mereka menekankan pemulihan penuh akan tergantung pada kelancaran program infrastruktur publik dan kelanjutan investasi AI. Array menjadi alat panduan bagi pembuat keputusan untuk memetakan tren melalui pemrosesan data multi sumber dan memetakan risiko serta peluang investasi. Cetro Trading Insight menampilkan konteks tersebut agar pembaca dapat membentuk pendekatan yang lebih terarah terhadap alokasi sumber daya.

Di sisi perdagangan, Desember menunjukkan pelebaran defisit karena turunnya ekspor emas dan meningkatnya impor. Perdagangan internasional mencerminkan dinamika harga komoditas dan permintaan global yang bergejolak. Implikasi defisit perdagangan ini menambah tekanan pada kinerja PDB serta memperkuat tekanan inflasi jangka pendek. Sementara itu, investasi di sektor AI dan infrastruktur digital tetap menjadi penopang ekonomi meski ketidakpastian fiskal masih ada.

Impor meningkat pada Desember didorong pembelian peralatan digital dari luar negeri, meski tarif luas yang diberlakukan pemerintah masih berlaku. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan investasi di sektor teknologi meningkat meski gejolak fiskal belum mereda. Array data menunjukkan variasi komponen impor sehingga dampaknya terhadap PDB menjadi tidak seragam di beberapa sub-sektor. Cetro Trading Insight menekankan pentingnya konteks global serta kebijakan moneter dalam memahami momentum ini.

Dari sisi domestik, belanja konsumen tetap menjadi pilar meski ada pelemahan pada beberapa segmen. Perekonomian terus didorong oleh pertumbuhan tenaga kerja di sektor kesehatan yang menjadi pilar utama lapangan kerja. Belanja modal untuk infrastruktur AI juga menunjukkan komitmen jangka panjang, menambah kapasitas produksi dan inovasi. Dengan kombinasi faktor ini, prospek pertumbuhan 2026 tetap terlihat, meski volatilitas kebijakan fiskal perlu diwaspadai.

Di sisi inflasi, PCE inti naik 0,4 persen secara bulanan dan 3,0 persen secara tahunan, menegaskan tekanan harga yang memandu kebijakan Federal Reserve. Lonjakan tersebut menambah argumen bagi kebijakan yang lebih akomodatif pada pendekatan biaya pinjaman bagi rumah tangga dan perusahaan. Analisis menunjukkan bahwa dinamika harga ini bisa memengaruhi arus investasi jangka menengah.

Secara tahunan, PDB AS untuk 2025 tumbuh 2,2 persen, lebih rendah dibandingkan 2024. Morgan Stanley menilai laporan tersebut mengindikasikan perlambatan permintaan domestik secara bertahap meski didorong lonjakan R&D dan infrastruktur AI. Dalam konteks pasar global, pergerakan suku bunga dan kurs mata uang turut mempengaruhi aliran modal, sehingga investor perlu menimbang risiko fiskal dan kebijakan moneter. harga emas dunia saat ini menjadi indikator volatilitas yang perlu dipantau sebagai bagian dari penataan portofolio.

Kesimpulannya, sinyal trading pada artikel ini tidak mengarah pada rekomendasi spesifik karena fokusnya pada faktor makro. Sinyal tetap no karena instrumen yang dibahas bukan aset tunggal yang dapat dieksekusi. Cetro Trading Insight mengajak pembaca untuk terus memantau perkembangan ekonomi global serta peluang di sektor AI dan infrastruktur digital sebagai pondasi keputusan investasi. Array menjadi bagian dari pendekatan analitik kami untuk mengorganisir data dan menguji hipotesis secara terstruktur.

broker terbaik indonesia