AUD/JPY bergerak lebih tinggi sekitar 109.60 pada sesi Eropa awal. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk memberikan analisis terkini. Proyeksi teknikal tetap positif karena harga bertahan di atas EMA 100-hari. Pergerakan ini menunjukkan minat beli yang konsisten meski investor menimbang risiko fiskal Jepang.
Secara grafis, AUD/JPY berada di atas EMA 100-hari, meneguhkan tren naik yang sedang berlangsung. Bidang RSI sekitar 60 meningkat, mendukung momentum ke arah atas tanpa menunjukkan kondisi overbought. Bollinger Bands menyempit dengan harga di atas mid-band, menandakan volatilitas menurun namun bias bullish tetap terpelihara.
Resistensi pertama berada di 110.60, sedangkan support awal berada di 109.00. Kondisi harga saat ini memperkecil volatilitas, sehingga jika harga berhasil menutup harian di atas 110.60, ruang untuk melanjutkan penguatan terbuka. Break di atas level tersebut akan memberi peluang bagi arah lanjut.
Pasar tetap waspada terhadap kesehatan fiskal Jepang dan spekulasi bahwa PM Sanae Takaichi akan mengumumkan stimulus baru untuk dorong ekonomi. Kebijakan fiskal yang lebih ekspansif bisa membangun fondasi bagi yen yang lebih lemah terhadap dolar Australia. Sisi pasar juga menantikan respons kebijakan yang lebih jelas dari pemerintah Jepang dalam beberapa minggu ke depan.
Sementara itu, kebijakan moneter Australia cenderung hawkish. RBA terlihat berkomitmen mempertahankan sikap yang ketat untuk mengekang inflasi, yang memberi dukungan bagi AUD terhadap pasangan lintas mata uang. Data ekonomi yang kuat semakin memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga akan tetap lebih tinggi lebih lama.
Data CPI Australia yang dinantikan untuk dirilis akhir pekan ini menjadi penentu arah jangka pendek. Diperkirakan CPI January YoY naik 3.7% dibanding 3.8% sebelumnya, dan jika inflasi menunjukkan pelemahan, AUD bisa tertekan dalam beberapa sesi mendatang. Namun jika angka menunjukkan tekanan inflasi yang tetap atau mempercepat, bias kenaikan bisa tetap terjaga.