
AUD diperdagangkan melemah sekitar 0.25 persen dan berada dekat level 0.7240 per USD pada sesi Eropa Kamis. Meski ada sinyal positif dari kemajuan hubungan perdagangan antara AS dan China, tetap ada tekanan dari dolar AS yang menguat karena pandangan pasar mengenai kebijakan moneter Amerika. Pergerakan ini menunjukkan bagaimana faktor kebijakan luar negeri dan aliran modal mempengaruhi arah mata uang antipoda ini.
Para pemimpin AS dan China memberi sinyal kemitraan dagang yang lebih erat, sejalan dengan kebutuhan Australia yang sangat bergantung pada ekspor ke China. Xi Jinping menyatakan kemitraan antara kedua negara sebagai langkah penting, sementara Trump menggambarkan kunjungan ke China sebagai bagian dari kemajuan yang signifikan dan mengundang Xi ke White House untuk pertemuan lanjutan. Narasi semacam ini menambah harapan pasar terhadap stabilitas perdagangan global dan potensi dukungan bagi Australia dari sisi eksportir.
Di sisi kebijakan, pasar memperkirakan peluang sekitar 80 persen bahwa Reserve Bank of Australia akan menaikkan suku bunga pada Agustus. Ini menandai kelanjutan siklus kenaikan OCR yang telah terjadi di setiap pertemuan sepanjang tahun ini. Kenaikan tersebut memberi arah bagi AUD meski arus dolar kuat menekan dayanya di pasar mata uang global.
Di Amerika Serikat, dolar terlihat menguat karena pasar memasang ekspektasi bahwa Federal Reserve tidak akan memangkas suku bunga pada sisa tahun ini. Inflasi yang masih tinggi menambah ketidakpastian mengenai jalur pelonggaran kebijakan, sehingga para investor menunda peluang penurunan suku bunga dan mendorong USD untuk tetap kuat.
Meski ada keuntungan dari kemajuan hubungan AS-China, tekanan inflasi yang berkelanjutan membuat narasi pelonggaran kebijakan Fed menjadi kurang meyakinkan. Harga energi yang lebih tinggi turut menambah beban bagi upaya pelonggaran, sehingga prospek pemangkasan suku bunga cenderung tertunda dan menambah tekanan terhadap aset berisiko termasuk pasangan mata uang berpasangan dengan USD.
Secara umum, arah AUD versus USD akan sangat dipengaruhi oleh bagaimana dinamika suku bunga AS, kebijakan RBA, dan sentimen perdagangan global berkembang. Menurut Cetro Trading Insight, faktor-faktor tersebut menjadi kunci untuk memahami potensi pergerakan AUDUSD dalam beberapa bulan ke depan.