Bank RBA menaikkan cash rate sebesar 25 basis poin menjadi 4.10% pada pertemuan Maret, dengan hasil voting 5-4 yang tipis. Peningkatan ini menandai kelanjutan sikap kebijakan yang lebih restriktif karena pasar juga menilai peluang kenaikan lebih lanjut di bulan Mei sekitar 68%. Langkah tersebut menambah tekanan terhadap permintaan domestik dan yields global yang lebih tinggi. Pasar mata uang tetap menganalisis dampak kebijakan tersebut terhadap AUD dalam beberapa bulan ke depan.
Sementara itu, Federal Reserve mempertahankan kisaran suku bunga pada 3.50%–3.75% dan pernyataan Ketua Powell menunjukkan inflasi belum turun secepat yang diharapkan. Pasar juga memandang implikasi konflik di Timur Tengah sebagai faktor risiko yang mendasari penilaian kebijakan. Dalam kalender data mendatang, Non-Farm Payrolls diperkirakan sekitar 55 ribu pekerjaan, dibandingkan cetakan sebelumnya sebesar -92 ribu.
Di sisi teknis, AUD/USD melemah sekitar 0.42% pada perdagangan Senin dan berakhir mendekati 0.6850, memperpanjang tren turun sejak pertengahan Maret. Level tertinggi tahun ini sekitar 0.7190 telah dilampaui turun lebih dari 300 pips, dengan laju jual meningkat mendekati akhir kuartal.
Pada kerangka 5-menit, AUD/USD diperdagangkan sekitar 0.6846 dengan bias jangka pendek yang mildly bearish. Harga berada di bawah Moving Average eksponensial 200-hari sekitar 0.6857, sehingga setiap reli intraday tertahan di bawah barrier dinamis tersebut. Hal ini menandakan adanya tekanan jual yang berpotensi berlanjut jika harga gagal menembus resistensi terdekat.
Momentum teknikal terlihat lemah; Stochastic RSI tetap berada di zona rendah meskipun sedikit menunjuk naik, menambah tekanan downside terhadap pasangan. Resistensi langsung berada di kisaran 0.6855–0.6860, dimana harga intraday terbaru bertemu dengan EMA 200-hari. Sinyal ini memperkuat peluang penurunan lebih lanjut terhadap area 0.6825 dan seterusnya.
Di kerangka harian, AUD/USD diperdagangkan sekitar 0.6848 dengan bias turun karena harga berada di bawah 50-day EMA yang mulai melandai. Secara tren lebih luas, pasangan ini masih berada di atas EMA 200-hari sekitar 0.6735 dan lebih cenderung menjaga arah positif jangka menengah, meski momentum jangka pendek melemah. Resistensi berikutnya terlihat pada 0.6920–0.6950, sementara dukungan pertama berada di sekitar 0.6800 dan level berikutnya di 0.6750.
Sinyal trading yang dipertimbangkan berdasarkan analisis ini adalah posisi jual (sell) pada AUD/USD dengan target ke bawah dan stop loss sedikit di atas harga saat ini. Entry diperkirakan di sekitar 0.6846, dengan SL 0.6860 dan TP 0.6825. Angka risiko sekitar 0.0014 dan potensi keuntungan sekitar 0.0021, sehingga rasio risiko-reward mendekati 1:1.5.
Alasan utama strategi ini adalah bias jangka pendek yang bearish dan dukungan teknikal di kisaran 0.6800–0.6825. Kenaikan di atas 0.6860 akan membuyarkan rencana ini, dan aksi jual baru akan dipertimbangkan jika harga menembus 0.6825. Pembacaan ini tetap bergantung pada dinamika data rilis serta pergerakan teknikal lanjutan.
Artikel ini disusun oleh Cetro Trading Insight melalui analisa teknikal terkini, dengan catatan bahwa volatilitas pada hari libur serta data NFP dan PMI dapat mengubah arah pasar dengan cepat. Mohon gunakan manajemen risiko yang tepat dan sesuaikan ukuran posisi dengan toleransi risiko pribadi Anda.