
AUD/USD saat ini diperdagangkan mendekati 0.6910 setelah beberapa sesi mengalami penurunan. Secara teknikal, pasangan ini terlihat bergerak di dalam pola wedge menurun, dengan tinggi yang lebih rendah dan rendah yang juga menurun secara bertahap. Kondisi ini menunjukkan tekanan jual yang mulai melunak meskipun arah pergerakannya tetap rapuh dan belum mengarah pada pembalikan tren yang jelas.
RSI 14-hari berada di sekitar 43, memberikan sinyal keseimbangan antara kekuatan beli dan jual yang tidak kuat. Momentumnya masih berada di bawah level netral, sehingga bias keseluruhan cenderung bearish meski ada peluang perubahan arah jika harga menembus level kunci. Pedagang sebaiknya menunggu konfirmasi dari pergerakan harga harian berikutnya untuk mengambil langkah lebih lanjut.
Selain itu, AUD/USD masih berada di bawah EMA 9-hari dan EMA 50-hari yang relatif datar, menambah argumen bahwa bias jangka pendek masih bearish. Titik dukungan utama berada di sekitar 0.6833 (rendah 11 minggu) dan batas bawah wedge sekitar 0.6810. Penembusan di bawah zona tersebut berpotensi memperkuat tekanan turun dan membuka peluang menuju level lebih rendah.
Peluang breakout bullish muncul jika harga mampu menembus konfluensi sekitar 0.6918 (EMA 9-hari) dan 0.6958 (EMA 50-hari). Jika tembusan tersebut terkonfirmasi, target berikutnya bisa berada di sekitar 0.7187, tertinggi sejak Maret 2022. Namun, skenario ini memerlukan konfirmasi dari pergerakan harga harian dan volume untuk menggambarkan perubahan momentum yang nyata.
Sebaliknya, penurunan yang menembus wedge dapat memperkuat bias bearish dan membawa AUD/USD menuju area dukungan lebih dalam sekitar 0.6400 sebagai zona rebound yang lebih luas. Pasar tetap rentan terhadap perubahan sentimen dan data ekonomi, sehingga volatilitas bisa meningkat dalam beberapa sesi ke depan.
Secara keseluruhan, pola ini menunjukkan potensi perubahan tren meskipun belum ada sinyal trading yang kuat. Cetro Trading Insight menekankan pentingnya manajemen risiko karena pola teknikal dapat berubah dengan cepat. Jika terjadi breakout di atas zona konfluensi, itu bisa menjadi sinyal bullish yang lebih jelas untuk perhitungan take profit, meskipun saran investasi perlu disesuaikan dengan profil risiko masing-masing trader.