
Data CPI Amerika Serikat untuk Mei menunjukkan bahwa laju inflasi bulanan melambat, sesuai ekspektasi pasar. Meski demikian, angka tahunan tetap menunjukkan tekanan inflasi, menjaga niat investor untuk memperhatikan kebijakan bank sentral. Pergerakan dolar cenderung terpapat di balik nuansa data tersebut.
Indeks dolar AS, DXY, mencatat penurunan sekitar 0.1% pada sesi perdagangan tadi, sementara para pelaku pasar menimbang peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve. Berdasarkan CME FedWatch, peluang adanya setidaknya satu kenaikan suku bunga tahun ini berada di sekitar 71%.
Sementara itu, AUD/USD naik tipis sekitar 0.14% dan berada dekat level 0.7007 pada saat publikasi. Konstrain teknikal menahan aksi beli lebih lanjut, karena harga berada di bawah moving average 20 hari dan berada dalam zona resistance retracement yang kuat.
Pasar menantikan keputusan kebijakan moneter Reserve Bank of Australia yang akan dirilis dalam beberapa hari. Ekspektasi konsensus biasanya menunjukkan penahanan suku bunga, meski signal mengenai arah kebijakan jangka menengah tetap menjadi fokus investor.
RBA menjadi katalis utama bagi AUD karena perbedaan sikap kebijakan antara Australia dan negara maju lainnya. Perkembangan data ekonomi Australia, termasuk pekerjaan dan inflasi, turut memengaruhi bagaimana pasangan AUDUSD bergerak setelah pengumuman kebijakan tersebut.
Selain faktor domestik, dinamika dolar global dan prospek risiko global turut memberi dorongan bagi AUD. Pasar akan memantau bagaimana hasil data AS dan komentar pejabat bank sentral memengaruhi arus modal ke mata uang komoditas seperti AUD.
Secara teknis, AUD/USD menunjukkan bias turun jangka pendek karena harga tetap berada di bawah level moving average 20 hari sekitar 0.7107. Rintangan utama di area 0.7057-0.7110 membuat aksi rebound terbatas, memberi peluang bagi tekanan jual berlanjut.
Indikator momentum sedang menunjukkan tekanan downside, meski RSI 14 berada di sekitar 34, yang menandakan tekanan jual namun belum mencapai kondisi jenuh jual. Kondisi ini menyisakan ruang bagi penurunan lebih lanjut sebelum adanya potensi koreksi.
Level teknikal kunci yang perlu diperhatikan mencakup dukungan di sekitar 0.7005 (61.8% retracement) dan target turun di kisaran 0.6930–0.6836 jika pelemahan berlanjut. Dalam kerangka trading, setup jual dengan entri di sekitar 0.7007 dapat disertai target sekitar 0.6930 dan stop di sekitar 0.7057, memberikan risk-reward sekitar 1:1.5. Tabel berikut merangkum level penting.
| Level | Keterangan |
|---|---|
| 0.7005 | 61.8% retracement, dukungan |
| 0.7057 | 50% retracement, resistance awal |
| 0.7110 | 38.2% retracement, resistance teknikal |