Menurut analis BBH, Elias Haddad, AUD/USD berada di sekitar ujung bawah kisaran 0,6900-0,7200 dalam beberapa pekan terakhir. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk memberikan analisa pasar yang akurat. Pergerakan ini mencerminkan sensitifitas pasangan terhadap tekanan inflasi dan perubahan kebijakan moneter. Meskipun harga berada di ujung bawah kisaran, market tetap mencermati sinyal-sinyal dari data inflasi yang akan dirilis.
Inflasi Februari sedikit lebih lemah dari ekspektasi, tetapi tekanan harga Australia diperkirakan akan meningkat seiring kenaikan biaya energi. Nilai headline CPI turun menjadi 3,7% YoY (3,8% konsensus), sementara trimmed mean CPI berada di 3,3% YoY (konsensus 3,4%) untuk bulan kedua berturut-turut. Analisis ini menambah perhatian pasar pada bagaimana tekanan harga inti akan berkembang menjelang rilis CPI Q1.
RBA tetap fokus pada ukuran inflasi inti selain data bulanan. Bank sentral menegaskan inflasi kemungkinan tetap di atas target untuk beberapa waktu dan risiko ke arah atas terhadap ekspektasi inflasi. Kebijakan pasar saat ini menimbang rilis CPI Q1 pada 29 April, sebelum keputusan suku bunga 5 Mei, di mana peluang kenaikan 25 bps diperkirakan sekitar 65%.
Seiring mendekatnya rilis CPI Q1 pada 29 April, pasar menyisihkan peluang bahwa RBA akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 4,35% pada pertemuan 5 Mei, sekitar 65%. Ekpektasi tersebut mempengaruhi dinamika AUDUSD meskipun harga berada di sisi bawah kisaran. Sinyal kebijakan yang terkomunikasikan dalam proyeksi pasar juga menyoroti risiko volatilitas terkait faktor energi dan geopolitik.
Meskipun inflasi Februari lebih rendah secara tahunan, tekanan harga kemungkinan membaik seiring meningkatnya biaya energi. RBA menegaskan inflasi cenderung berada di atas target untuk beberapa waktu dan risiko ke arah atas terhadap ekspektasi inflasi. Dukungan terhadap ekspektasi kenaikan suku bunga tercermin dalam komentar dan proyeksi bank sentral yang memengaruhi jalur AUD di beberapa bulan ke depan.
Ketidakpastian tetap ada karena dinamika energi dan ketegangan geopolitik global, tetapi jalur kenaikan suku bunga tetap menjadi faktor utama yang mendukung AUD jika data inflasi mengungkapkan tekanan yang lebih kuat dari ekspektasi. Jika CPI Q1 menunjukkan kenaikan yang lebih besar, peluang AUD menguat akan meningkat. Para pelaku pasar disarankan untuk memantau rilis data secara cermat dan menilai resepsi pasar terhadap perubahan kebijakan moneter di depan.