AUD/USD menguat sejak awal pekan namun menghadapi tekanan saat sentimen risikonya memburuk dan volatilitas meningkat. Pasangan ini masih menyentuh level tertinggi multi-tahun sebelum akhirnya berbalik turun pada sesi Kamis. Meski demikian, pergerakan mingguan tetap positif dengan AUD menunjukkan kenaikan sekitar 1,3 persen sepanjang minggu.
Korelasi AUD dengan harga logam mulia menambah dinamika pasangan ini. Ketidakpastian global memicu volatilitas pada emas dan perak, yang sering mempengaruhi perdagangan AUD terkait komoditas. Pergerakan harga logam mulia, termasuk pengetatan likuiditas, turut menambah tekanan pada pasangan mata uang berisiko ini.
Secara teknikal, AUD/USD telah mencoba menembus zona resistance penting sebelum mengalami koreksi. Masyarakat pasar memantau level kunci yang menandai puncak rally, serta sinyal pembalikan yang menunjukkan arah jangka pendek yang menantang. Walau demikian, penutupan mingguan relatif positif mengindikasikan bahwa tren bullish jangka menengah masih ada, meski arah harian berada pada sisi bawah.
Ketidakpastian pasar dan pergeseran sentimen global memperlihatkan bagaimana logam mulia berkontribusi pada volatilitas AUD. Emas dan perak menunjukkan pergerakan tajam yang memicu rebalancing posisi di kalangan investor aset berisiko. Ketika risiko meningkat, logam mulia sering menjadi barometer bagi perubahan aliran modal dan memicu gerakan silang dengan AUD
Harga emas spot sempat menembus level tertinggi baru sekitar 5600 dolar per ons pada Kamis, sebelum ditolak tajam dan XAU/USD berbalik turun mendekati 5100 dolar per ons. Pergerakan emas yang ekstrem menambah tekanan pada AUD karena keterkaitannya dengan sentimen risiko dan ekonomi global. Akibatnya, AUD cenderung berfluktuasi lebih besar di sesi-sesi volatil.
Emas intraday kemudian stabil di kisaran sekitar 5350 dolar per ons, mendekati pembukaan hari, namun volatilitas tetap tinggi. Kondisi ini membatasi potensi kenaikan AUD terhadap USD meskipun faktor teknikal mendukung beberapa skenario bullish pada jangka menengah. Investor terus memantau pergerakan logam mulia sebagai petunjuk arah risiko global.
Hambatan anggaran di Amerika Serikat menjadi sumber ketidakpastian yang menambah tekanan pada pasar. Pemerintah AS berpotensi mengalami penutupan lagi jika rencana pengeluaran tidak disetujui, menggagalkan momentum pemulihan ekonomi. Sejak beberapa waktu terakhir, dua dari penutupan pemerintah terlama telah terjadi, meningkatkan kekhawatiran terhadap data ekonomi resmi yang terhambat.
Gagal mengatasi hambatan anggaran mengakibatkan data resmi AS menjadi terbatas atau tidak ada saat ini. Kondisi ini menambah risiko bagi investor dan memperburuk volatilitas di pasangan mata uang berisiko termasuk AUDUSD. Ketidakpastian fiskal AS cenderung mendorong para pelaku pasar untuk menahan perdagangan hingga lebih jelasnya arus data ekonomik yang dirilis.
Dalam skenario saat ini para trader disarankan untuk mengawasi signal volatilitas dan rilis berita ekonomi. Jika risiko fiskal meningkat dan data AS tertahan, AUDUSD bisa mengalami tekanan berkelanjutan. Namun jika negosiasi anggaran membaik, peluang pemulihan bagi AUD bisa muncul seiring dengan perubahan sentimen pasar.