STAR Tbk Mengubah Nama Menjadi Calculus Global Ventures Tbk Setelah Akuisisi Pengendali 32,19%

STAR Tbk Mengubah Nama Menjadi Calculus Global Ventures Tbk Setelah Akuisisi Pengendali 32,19%

trading sekarang

Di tengah dinamika pasar modal yang semakin volatil, langkah STAR Tbk menandai babak baru yang menjanjikan perubahan signifikan bagi perusahaan dan investor. Pergerakan ini dipandang sebagai sinyal kesiapan bertransformasi melalui kendali pihak luar yang masuk secara strategis. Menurut Cetro Trading Insight, perubahan ini mencerminkan upaya akselerasi ekspansi perusahaan melalui kepemilikan kawalan yang baru.

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa atau RUPSLB yang digelar pada 11 Februari 2026 di Hotel Mulia Jakarta menegaskan arah kebijakan perusahaan. Agenda rapat meliputi perubahan anggaran dasar, perubahan nama perseroan, dan revisi susunan pengurus. Ketentuan ini menunjukkan upaya perusahaan untuk menyesuaikan struktur dengan fokus bisnis yang baru.

Seiring proses akuisisi oleh Calculus Investment Pte Ltd, pengendali baru berhasil meraih 32,19 persen saham STAR. Hal ini menandai perubahan signifikan dalam kendali atas perusahaan. Proses tender wajib atau MTO secara bertahap sedang berjalan untuk menyelesaikan tahapan pengambilalihan secara penuh.

RUPSLB menghasilkan quorum yang cukup kuat, dengan 83,59 persen dari saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh hadir. Free float perusahaan tercatat 67,81 persen, menunjukkan proporsi perdagangan publik yang signifikan terhadap kendali. Kondisi kehadiran ini memperkuat legitimasi keputusan yang diambil pada rapat tersebut.

Sejalan dengan agenda rapat, perseroan menyetujui perubahan nama resmi menjadi PT Calculus Global Ventures Tbk. Keputusan ini selaras dengan identitas kepemilikan baru yang akan membentuk arah korporasi di masa mendatang. Pemeriksaan regulasi juga dilakukan untuk memastikan nama baru diterima oleh otoritas hukum setempat.

Di sisi kepemimpinan, RUPSLB menetapkan Bayu Priantoro sebagai Direktur Utama menggantikan Asep Mulyana. Pembaruan jabatan direksi menandai pergeseran fokus operasional dan strategi perusahaan ke arah yang lebih terkoordinasi dengan tujuan ekspansi. Selain itu, perubahan susunan komisaris dilakukan, dengan Yose Rizal Araujo Gotty ditetapkan sebagai Komisaris Utama STAR.

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Pascarupslb

Dalam formasi komisaris, Yose Rizal Araujo Gotty resmi memegang posisi Komisaris Utama, sementara Andri Vendredi ditetapkan sebagai Komisaris. Langkah ini melengkapi perubahan tata kelola setelah RUPSLB, dengan fokus pada peningkatan transparansi dan akuntabilitas. Pasca-rapat, susunan direksi juga mengalami reformasi untuk sejalan dengan rencana strategis perusahaan.

Di lini eksekutif, Bayu Priantoro mengemban tugas sebagai Direktur Utama, didampingi Amal Amarullah sebagai Direktur. Pergantian posisi ini dinilai selaras dengan arah perusahaan yang ingin meneguhkan kepemilikan baru dan memperbaiki proses operasional. Perubahan ini juga diharapkan meningkatkan respons terhadap peluang pasar dan peningkatan kinerja keuangan jangka menengah.

Kepemilikan baru Calculus Investment Pte Ltd membawa potensi perubahan tata kelola dan fokus strategi. Perubahan ini mencerminkan upaya memperkuat izin berinvestasi publik serta mempercepat langkah menuju ekspansi regional. Dengan komposisi manajemen yang baru, perusahaan terlihat siap menempuh jalur pertumbuhan yang lebih terukur dan berorientasi hasil.

broker terbaik indonesia