AUD/USD Tembus Puncak Tiga Tahun Didukung NFP AS dan Kebijakan Hawkish RBA: Analisis Fundamental dan Teknis

AUD/USD Tembus Puncak Tiga Tahun Didukung NFP AS dan Kebijakan Hawkish RBA: Analisis Fundamental dan Teknis

Signal AUD/USDBUY
Open0.713
TP0.727
SL0.706
trading sekarang

AUDUSD terlihat melaju menuju level tertinggi dalam tiga tahun pada hari Rabu, didorong oleh data Non Farm Payrolls NFP AS yang lebih kuat dari perkiraan. Laporan tersebut menunjukkan penambahan pekerjaan sebanyak 130 ribu, jauh di atas konsensus 70 ribu, meskipun ada revisi besar pada angka pekerjaan 2025 yang menggambarkan gambaran pasar tenaga kerja yang lebih lemah secara umum. Menurut Cetro Trading Insight, dinamika ini menambah sentimen positif terhadap AUD dibanding USD.

Revisi besar terhadap data pekerjaan 2025 menambah ketidakpastian, karena rata-rata kenaikan pekerjaan untuk 2025 direvisi turun menjadi sekitar 15 ribu per bulan dari 49 ribu sebelumnya. Hal ini membuat pelaku pasar mempertimbangkan bahwa perlambatan ekonomi AS bisa lebih luas daripada yang diperkirakan. Meski begitu, AUD tetap terbantu oleh perbedaan kebijakan moneter antara dua negara utama tersebut.

Sementara dolar AS tertekan karena revisi tersebut dianggap sebagai tanda perlambatan ekonomi yang lebih kuat, pergerakan ini meningkatkan daya tarik terhadap AUD sebagai salah satu aset yang lebih defensif di tengah ketidakpastian global. Secara analitis, dinamika ini memberi ruang bagi AUD untuk mempertahankan momentum dalam beberapa sesi ke depan.

Di Australia, Reserve Bank of Australia RBA menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 3.85 persen pada 3 Februari, menandai kenaikan pertama sejak akhir tahun 2023. Langkah ini diambil setelah inflasi kembali menunjukkan tekanan yang cukup kuat pada paruh kedua tahun 2025. Kebijakan ini menunjukkan komitmen otoritas moneter Australia untuk menahan tekanan harga dan menjaga stabilitas harga di tengah dinamika global.

Deputi Gubernur RBA Andrew Hauser menegaskan adanya bias pengetatan lebih lanjut jika diperlukan, dengan peringatan bahwa inflasi masih terlalu tinggi untuk menjadi pengabaian. Pernyataan ini memperkuat narasi hawkish di kalangan bank sentral, yang dapat menjaga AUD tetap berada dalam jalur meningkat terhadap USD dalam jangka pendek hingga menengah.

Dalam konteks ini, data ekspektasi inflasi konsumen Australia untuk Februari yang dirilis nanti diproyeksikan akan mendukung narasi hawkish tersebut. Jika angka tersebut menunjukkan tekanan inflasi yang tetap tinggi, pass-through kebijakan moneter Australia bisa semakin kuat.

Dari sisi teknikal, AUDUSD diperdagangkan mendekati 0.7130, dengan kenaikan hampir 0.77% pada hari itu dan tertinggi intraday mencapai 0.7143. Struktur harga menunjukkan bahwa pasangan ini berada dalam tren bullish yang kuat dengan pola higher highs dan higher lows sejak level rendah Desember.

Harga tetap berada di atas garis rata-rata pergerakan eksponensial 50-hari dan 200-hari, yang masing-masing berada di sekitar 0.6810 dan 0.6616. Hal ini memberi konfirmasi bahwa momentum naik masih dominan meski indikator teknikal seperti Stochastic berada di wilayah overbought sekitar 86.24/79.19, menandakan momentum yang kuat namun belum membentuk sinyal jual konklusif.

Level teknikal utama yang perlu diperhatikan adalah resistance terdekat di 0.7143, dengan target berikutnya di sekitar 0.7200 hingga 0.7250. Jika terjadi penutupan harian di atas 0.7143, peluang menuju 0.72–0.7250 meningkat. Sebaliknya, jika harga turun menembus 0.7000, koreksi lebih dalam bisa membawa AUDUSD ke kisaran 0.6930, di mana area breakout sebelumnya berkonvergensi dengan wilayah dukungan.

broker terbaik indonesia