
Momentum pasar saat ini didorong oleh peningkatan permintaan terhadap dolar AS akibat meningkatnya tensi AS-Iran dan spekulasi kenaikan suku bunga Federal Reserve pada 2026. Kenaikan permintaan safe-haven mendorong dolar menguat meskipun data inflasi Australia yang lemah mengangkat harapan bahwa RBA bisa menahan langkah kenaikan suku bunga lebih lanjut. Faktor lain yang turut menekan AUD adalah volatilitas harga minyak dan risiko geopolitik yang menguatkan daya tarik dolar sebagai aset lindung nilai.
Di sisi data domestik, penurunan inflasi konsumen Australia telah mengurangi ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga RBA dalam waktu dekat. Pasar beralih pada gambaran suku bunga AS yang kemungkinan lebih tinggi di 2026, yang memperkuat perbedaan suku bunga relatif dan menarik arus modal ke dolar. Namun, faktor eksternal lain seperti perkembangan harga minyak dapat menambah volatilitas dan membuat AUD tetap rentan.
Di grafik situasi saat ini, kombinasi faktor fundamental tersebut mendukung pandangan bearish untuk AUD/USD dalam jangka pendek. Banyak pelaku pasar menunggu konfirmasi teknis sebelum menargetkan penurunan lebih lanjut, sebab level resistance sekitar 0.7020 dan posisi EMA 100 periode memberi hambatan. Risiko eksternal tetap tinggi, sehingga pergerakan selanjutnya bisa sangat sensitif terhadap berita global.
Secara teknikal, struktur koreksi terlihat jelas setelah gagal menembus resistance di sekitar 0.7020 dan penutupan harian di bawah EMA 100 pada kerangka waktu empat jam. Indikator RSI berada di bawah garis 50, sementara MACD berada sedikit di bawah nol, menandakan momentum bullish yang melemah dan potensi koreksi lebih lanjut. Kedua indikator ini mendukung pandangan bahwa momentum saat ini berbalik ke arah bearish dalam jangka pendek.
Para trader teknikal memantau level kunci seperti swing low di sekitar 0.6925 dan EMA 200-hari di sekitar 0.6900 untuk potensi pembalikan. Jika harga menembus level tersebut secara konsisten, arah tren kemungkinan akan menuju level support 0.6865 dan berikutnya 0.6835. Namun jika ada pergerakan balik di atas resistance sekitar 0.6974, potensi rebound bisa muncul dan menunda penurunan lebih lanjut.
Rencana trading yang pragmatis adalah menunggu konfirmasi penembalan bawah 0.6925 sebelum mengambil posisi jual dengan target sekitar 0.6835 dan stop di atas 0.6974. Rasio risiko-imbalan dipastikan minimal 1:1.5; jarak stop sekitar 0.0054 dan target sekitar 0.0095, mengikuti level teknikal yang disebutkan. Pergerakan bisa berubah tajam jika berita geopolitik menambah volatilitas, maka manajemen risiko harus dijalankan secara disiplin.