AUD/USD Terkoreksi Setelah Tertinggi 3 Tahun: Analisis Teknis dan Fundamental Menjelang RBA dan Dinamika USD

AUD/USD Terkoreksi Setelah Tertinggi 3 Tahun: Analisis Teknis dan Fundamental Menjelang RBA dan Dinamika USD

Signal AUD/USDSELL
Open0.700
TP0.688
SL0.708
trading sekarang

AUD/USD telah mundur dari level tertinggi tiga tahun setelah terjadi aksi ambil untung yang cukup signifikan. Pergerakan ini menandai koreksi teknikal setelah rally multahari dan menunjukkan adanya tekanan profit-taking di pasar. Pada saat berita ditulis, pasangan diperdagangkan di sekitar 0,7000, mencerminkan penurunan harian sekitar 0,6% dan menahan potensi rekor tertinggi yang sempat dicapai minggu ini. Investor tetap memperhatikan dinamika teknis dan momentum dolar AS yang mulai menguat.

Di Australia, Indeks Harga Produsen (IHP) menunjukkan inflasi hulu yang stabil dengan kenaikan 3,5% secara year-on-year pada kuartal keempat 2025, tidak berubah dibandingkan kuartal sebelumnya. Data ini menegaskan bahwa tekanan harga di fase awal masih terkendali, sehingga memberi ruang bagi kebijakan moneter untuk menilai langkah selanjutnya tanpa shock inflasi. Investor tetap memantau bagaimana angka-angka tersebut membentuk pandangan terhadap arah kebijakan RBA dalam beberapa bulan mendatang.

Pasar menyerukan peluang lebih dari 70% untuk kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan RBA berikutnya, dengan lintasan ke level kas sekitar 3,85% pada Mei dan sekitar 4,10% pada September. Korelasi antara suku bunga yang lebih tinggi dan perbaikan diferensial terhadap dolar AS diyakini mendukung AUD dalam jangka menengah, meskipun kemunculan faktor eksternal dapat membatasi kecepatan pergerakannya. Secara umum, ekspektasi ini memberi gambaran bahwa AUD tidak siap melanjutkan rally tanpa adanya konfirmasi kebijakan yang lebih agresif.

Di Amerika Serikat, dinamika mata uang utama mendapat dorongan dari perkembangan politik dan anggaran yang relatif berkelanjutan. Pengumuman mengenai penunjukan Kevin Warsh sebagai kepala Federal Reserve menambah narasi kebijakan yang menekankan independensi bank sentral, sementara angka harga produsen menunjukkan tekanan inflasi tetap kuat. PPI naik sekitar 3% YoY pada Desember, dengan komponen inti mencapai 3,3% YoY, sehingga dolar AS tetap menjadi penawar volatilitas utama di pasar global.

Hingga saat ini pasar menunjukkan profil risiko yang seimbang: dukungan atas AUD berasal dari potensi pengetatan kebijakan di Australia, tetapi kekuatan dolar AS dan dinamika fiskal di AS menahan potensi bullish yang berlarut. Investor banyak menimbang lingkungan likuiditas, arus modal, serta reaksi terhadap berita ekonomi terbaru sebelum membuat langkah berikutnya. Secara umum, pergerakan jangka pendek cenderung diperdagangkan dalam kisaran karena kedua faktor utama tersebut saling mengimbangi.

Rekomendasi perdagangan yang dapat dipertimbangkan adalah menjual AUD/USD dengan open sekitar 0,7000. Target take profit ditempatkan di 0,6880 untuk mencapai rasio risiko-imbalan sekitar 1:1,5, sementara stop loss diposisikan di 0,7080 untuk membatasi kerugian jika harga berbalik arah. Skema ini berasumsi bahwa tekanan dolar AS dan evaluasi kebijakan RBA akan mendominasi pergerakan pasca-koreksi saat ini.

Langkah manajemen risiko perlu diperhatikan: ukuran posisi disesuaikan dengan volatilitas pasar dan ekspektasi rilis data ekonomi berikutnya. Kondisi pasar dapat berubah dengan cepat jika berita fiskal baru atau data inflasi AS muncul, sehingga penting untuk mengikuti pembaruan ekonomi secara berkala dan menyesuaikan level entry, TP, dan SL jika diperlukan.

broker terbaik indonesia