
AUD/USD kembali berada di bawah tekanan setelah rebound kemarin gagal bertahan dari level rendah yang signifikan. Ketidakpastian geopolitik dan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga membuat dolar AS lebih kuat dibanding mata uang mayor. Dalam beberapa jam terakhir, harga terlihat melemah mendekati area sekitar 0,71 setelah bergerak dari kisaran 0,7120-0,7115 sebelumnya.
Menurut pembahasan pasar yang kami simak, meski RBA menyampaikan pandangan hawkish, para pelaku pasar belum tergerak untuk membeli AUD di saat ini. Catatan pertemuan Mei menunjukkan delapan dari sembilan anggota dewan mendukung kenaikan suku bunga menjadi 4,35 persen karena inflasi yang meningkat. Analisis kami di Cetro Trading Insight menilai pasar tetap mengantisipasi kenaikan lanjutan pada pertemuan Agustus meski hal itu belum cukup mengubah sentimen terhadap AUD secara keseluruhan.
Indeks dolar (DXY) kembali menguat berkat kombinasi faktor pendukung kenaikan biaya pinjaman dan ekspektasi bahwa bank sentral AS akan menjaga sikap hawkish. Sementara itu, perkembangan terkait potensi kesepakatan AS-Iran menambah ketidakpastian global. Pasar juga menantikan risalah FOMC yang bisa memperdalam volatilitas, ditambah dinamika konflik di Timur Tengah yang berpotensi membebani arah AUDUSD.
Dalam konteks ini, arah AUDUSD tampak melemah dalam jangka pendek. Faktor fundamental masih memihak dolar AS karena ekspektasi kebijakan moneter yang lebih agresif dan risiko geopolitik yang belum terselesaikan. Investor perlu memperhatikan level kunci sekitar 0,7100 sebagai batas psikologis yang penting untuk menilai peluang pembalikan.
Secara teknikal, pergerakan harga menunjukkan tekanan jual yang konsisten meskipun ada upaya pemulihan singkat. Area sekitar 0,7130 adalah hambatan penting bagi kenaikan, sedangkan penutupan di bawah 0,7100 bisa memberi ruang bagi tekanan turun kembali menuju level lebih rendah. Bila dolar lanjut menguat, skenario penurunan menuju kisaran 0,7060–0,7050 menjadi kemungkinan realistis.
Rencana perdagangan yang kami rekomendasikan adalah posisi jual dengan open sekitar 0,7105, target keuntungan 0,7060, dan stop loss di 0,7130. Rasio risiko-keuntungan di kisaran lebih dari 1,5 terhadap 1 terpenuhi pada setup ini. Pastikan manajemen risiko tetap ketat dan perhatikan keluaran risalah FOMC serta dinamika data global yang bisa memicu volatilitas lebih lanjut.