AUD/JPY melemah sekitar 113.40 pada pembukaan sesi Eropa Kamis, namun tetap mempertahankan bias bullish jangka pendek karena tren kenaikan sebelumnya. Indikator RSI berada di sekitar 70, menandakan momentum kuat namun area overbought bisa menahan pergerakan lebih lanjut. Rintangan terdekat terlihat di 113.70, sementara support awal berada di 110.40 yang bisa menjadi pijakan jika reli mereda.
Kondisi fundamental menambahkan dinamika tambahan; ketegangan di Timur Tengah membuat investor mencari perlindungan di mata uang safe-haven seperti Yen, yang menguat versus AUD. Beberapa laporan menyebut Oman telah mengevakuasi kapal-kapal dari terminal minyak utama sebagai langkah kehati-hatian usai serangan pada fasilitas minyak di Salalah Port. Sementara itu, Iran meningkatkan operasi dan mencoba mengganggu jalur perdagangan melalui Hormuz, memperburuk ketidakpastian pasar.
Di sisi teknikal, tren jangka pendek terlihat bullish meskipun RSI mendekati wilayah overbought. Harga masih berada di atas EMA 100-hari sekitar 106.00, yang memberi dukungan pada arah kenaikan. Struktur Bollinger menunjukkan harga menembus ke atas band atas sekitar 113.65, menandakan momentum yang kuat meskipun kondisi pasar bisa sangat stretched jika breakout masih berlanjut.
Dinamika geopolitik menjalar ke pasar mata uang, karena investor cenderung mencari perlindungan di Yen yang lebih likuid ketika risiko global meningkat. Meski AUD mencoba bertahan, ketegangan di Timur Tengah memperkaya peluang bagi mata uang safe-haven dan menambah volatilitas pada pasangan AUDJPY. Pergerakan ini juga mempengaruhi sentimen terhadap aset berisiko seperti saham dan komoditas terkait.
Oman melaporkan evakuasi kapal dari terminal minyak Mina Al Fahal sebagai tindakan pencegahan setelah drone menyerang fasilitas bahan bakar di Salalah Port. Iran meluncurkan operasi paling intens sejak perang dimulai untuk menekan lalu lintas di Selat Hormuz, jalur minyak utama di dunia. Pakar pasar memperkirakan bahwa ketidakpastian geopolitik ini bisa menambah volatilitas AUDJPY dan secara umum menguji kestabilan pasangan mata uang risiko.
Di sisi lain, ekspektasi hawkish Bank Reserve Bank of Australia (RBA) bisa membantu membatasi kerugian AUD. Pasar harga sekarang menilai peluang kenaikan suku bunga RBA pada pekan depan jika konflik di Timur Tengah berlarut dan harga minyak melonjak, meningkatkan tekanan inflasi. Sejumlah analis menekankan pentingnya data inflasi dan pernyataan bank sentral untuk mengonfirmasi arah kebijakan ke depan.
Level teknikal utama yang perlu diawasi segera adalah 113.70 sebagai resistensi awal, dan 110.40 sebagai dukungan pertama, dengan evaluasi lebih lanjut saat harga menyentuhnya. Jika harga menembus 113.70 secara jelas, terbuka peluang menuju wilayah sekitar 115.00. Breakout di level tersebut perlu disertai volume yang memadai untuk validitas pergerakan lanjut.
Namun RSI di sekitar 70 menunjukkan potensi konsolidasi atau koreksi pendek jika kekuatan momentum mereda. Trader sebaiknya menunggu konfirmasi breakout atau penurunan dari puncak jenuh sebelum mengambil posisi. Selain itu, volatilitas pasar bisa meningkat karena berita baru yang memengaruhi risiko global.
Karena kondisi pasar saat ini menekankan kehati-hatian, para trader disarankan menunda pembukaan posisi baru sampai ada konfirmasi arah yang jelas, sambil memahami pedoman manajemen risiko secara umum. Dalam praktiknya, disarankan untuk memperhatikan rasio risiko terhadap potensi imbalan minimal 1:1.5 sebagai kerangka kerja, sambil menjaga ukuran posisi yang sesuai dengan toleransi risiko. Cetro Trading Insight akan terus memantau pergerakan AUDJPY dan berita terkait untuk update mendatang.