AUDJPY Menguat Didukung Suku Bunga RBA dan PMI China, Yen Melemah Jelang Pemilihan Jepang

Signal AUD/JPYBUY
Open110.000
TP111.500
SL109.000
trading sekarang

Dalam beberapa hari terakhir, Bank Sentral Australia (RBA) menaikkan Official Cash Rate sebesar 25 basis poin menjadi 3,85 persen. Keputusan ini didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan dan inflasi yang tetap tinggi. Langkah ini menegaskan komitmen bank sentral untuk menjaga stabilitas harga melalui kebijakan yang lebih ketat.

Pasar kini menilai peluang kenaikan suku bunga pada Mei sekitar 80 persen, dengan proyeksi pengetatan sekitar 40 basis poin tambahan sepanjang tahun ini. Perubahan ini meningkatkan daya tarik AUD terhadap mata uang utama lainnya.

AUD/JPY pun naik berkelanjutan, menyentuh sekitar 110,00 pada perdagangan Eropa dan mencatat level tertinggi baru sekitar 110,18 di sesi sebelumnya. Dorongannya berasal dari dimulainya siklus pengetatan RBA dan dukungan terhadap AUD.

PMI Jasa Tiongkok untuk Januari naik menjadi 52,3 dari 52,0 bulan sebelumnya, mengalahkan ekspektasi sekitar 51,8. Angka tersebut menunjukkan ekspansi layanan yang lebih kuat dan momentum permintaan domestik yang positif.

China adalah mitra dagang utama Australia, sehingga perubahan kondisi di ekonomi Tiongkok bisa berimbas pada permintaan impor komoditas dan aktivitas ekspor Australia.

Hasil PMI yang lebih kuat meningkatkan optimisme bahwa sektor industri dan sumber daya alam Australia bisa tetap mendapat dukungan, meskipun pasar tetap menghadapi tantangan volatilitas.

Yen Jepang melemah menjelang pemilihan mendesak, menambah tekanan terhadap pasangan AUDJPY. Sentimen pasar memperkirakan pergerakan mata uang Jepang akan tetap rawan di tengah peluang perubahan kebijakan fiskal.

Sanae Takaichi dari LDP diperkirakan memperoleh kursi tambahan dan mendorong pengeluaran fiskal lebih besar, potongan pajak, serta langkah-langkah keamanan baru. Kebijakan ini menimbulkan kekhawatiran soal defisit fiskal Jepang.

Menurut Cetro Trading Insight, Yen yang lebih lemah bisa menguntungkan sektor ekspor Jepang, namun pernyataan Takaichi juga menekankan pentingnya menjaga ketahanan ekonomi terhadap fluktuasi kurs.

>

broker terbaik indonesia