Data inflasi Kuartal IV yang melampaui ekspektasi pasar menjadi pendorong utama bagi pandangan hawkish RBA. Kebijakan moneter yang lebih ketat berpotensi mempercepat siklus pengetatan. Kenaikan tingkat inflasi juga memperkuat argumen bahwa suku bunga akan bergerak berbeda, menambah daya tarik AUD.
Para analis menilai pelonggaran kebijakan telah berakhir dan jalur kenaikan suku bunga bisa lebih cepat diambil oleh RBA. Ekspektasi kenaikan suku bunga yang lebih kuat meningkatkan arus masuk ke mata uang komoditas. Pasar menilai risiko jangka pendek terhadap AUD tetap positif.
Hasilnya, AUDUSD menunjukkan bias bullish secara umum, asalkan data ada konfirmasi kuat dari pola pergerakan harga. Investor menantikan sinyal teknikal yang lebih jelas untuk validasi lanjutan. Jika pergerakan harga dipertahankan di atas level resistance kunci, optimisme pasar bisa menguat lebih lanjut.
Secara teknikal, trendline bullish pada kerangka waktu H1 telah terkonfirmasi, menandai peluang masuk di sekitar pola kenaikan harga. Area entry yang disarankan berada pada rentang 0.69622 hingga 0.69868, sebuah zona yang memberikan peluang entry yang valid. Zona ini juga menyiratkan peluang kelanjutan tren jika diperdagangkan dengan disiplin.
Rencana perdagangan menargetkan tiga tingkat take profit untuk mengatur potensi keuntungan. TP1 berada di 0.70181, TP2 di 0.70638, dan TP3 di 0.71101, sementara stop loss diposisikan pada 0.69282 untuk menjaga risiko tetap terkendali. Rasio risk-reward secara umum mengantisipasi potensi keuntungan yang lebih besar daripada risiko per transaksi.
Secara keseluruhan, sinyal BUY tetap relevan selama harga berpegang pada area entry dan tidak menembus stop loss. Trader disarankan memantau gerak harga di sekitar trendline dan menjaga ukuran posisi sesuai toleransi risiko. Langkah-langkah manajemen risiko yang konsisten diperlukan untuk mengoptimalkan hasil.