AUDUSD Menguat Didukung Data China dan Ketegangan Perdagangan Mempertahankan Minat Risiko

AUDUSD Menguat Didukung Data China dan Ketegangan Perdagangan Mempertahankan Minat Risiko

Signal AUD/USDBUY
Open0.674
TP0.680
SL0.671
trading sekarang

AUD menunjukkan tren penguatan terhadap USD seiring meningkatnya kekhawatiran terkait perang dagang yang menekan dolar AS. Para pelaku pasar beralih ke aset risiko, memanfaatkan peluang dari ketidakpastian kebijakan perdagangan. Pada sesi perdagangan terkini, pasangan AUDUSD diperdagangkan sekitar 0.6744, menandai kelanjutan pergerakan naik hari kedua berturut-turut.

Kekhawatiran mengenai eskalasi tarif memicu gangguan bagi sentimen investor terhadap dolar AS. Sinyal-sinyal kebijakan fiskal yang cermat menambah tekanan pada greenback. Meski demikian, dinamika risiko geopolitik tetap menjaga volatilitas di pasar mata uang.

Selain itu, data ekonomi China yang lebih kuat dari ekspektasi dan spekulasi mengenai langkah RBA berikutnya menjadi faktor pendukung bagi AUD. Bank sentral China mempertahankan suku bunga acuan, sementara investor menimbang potensi kenaikan suku bunga RBA di pertemuan berikutnya. Kondisi ini memberi ruang bagi AUD untuk melanjutkan tren penguatan.

Risiko geopolitik dan reaksi kebijakan perdagangan berisiko mengganggu sentimen pasar

Ketegangan perdagangan antara AS dan UE meningkatkan kekhawatiran bahwa perang dagang bisa melebar. Ancaman tarif terhadap delapan negara Eropa memicu respons tegas dari pemimpin Uni Eropa yang memperingatkan langkah balasan. Pasar menilai diskusi perdagangan berisiko memantik eskalasi lebih lanjut.

Para pejabat AS menegaskan bahwa langkah tarif adalah opsi yang bisa digunakan untuk melindungi kepentingan ekonomi nasional, sementara UE menegaskan kesiapan menyikapi jika diperlukan. Efeknya, pelaku pasar menilai risiko kebijakan perdagangan menjadi tetap tinggi dalam beberapa bulan ke depan.

Meski demikian, legalitas tindakan tarif yang diusulkan masih belum jelas secara hukum. Mahkamah Agung AS menunda putusan, menunjukkan bahwa proses litigasi akan memerlukan waktu tambahan sebelum kebijakan ini bisa diimplementasikan. Kondisi ini menjaga volatilitas tetap ada di pasar global.

Kebijakan moneter dan data AS berpotensi mempengaruhi arah AUD

Di sisi kebijakan, pasar menganggap the Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan akhir Januari, meskipun ada peluang dua penurunan di kemudian tahun. Ekspektasi tersebut menambah dinamika prospek dolar AS dan menilai arah mata uang berisiko seperti AUD.

Sementara itu, investor menantikan rilis data AS mendatang, termasuk inflasi pribadi dan estimasi awal pertumbuhan PDB kuartal ketiga. Data ini akan menjadi salah satu faktor utama yang bisa mengubah ekspektasi kebijakan moneter di negara maju.

Di Australia, perhatian investor tertuju pada spekulasi kenaikan suku bunga RBA di pertemuan bulan Februari, dengan data ketenagakerjaan lokal yang akan datang sebagai penentu arah jangka pendek. Sinyal kuat terhadap pasar tenaga kerja bisa memperkuat argumen untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut.

broker terbaik indonesia