AUD menguat menjelang keputusan kebijakan suku bunga oleh Reserve Bank of Australia (RBA). Kebijakan yang dihadapi para analis cenderung berhati-hati karena inflasi masih berada di atas target 2-3% dan pasar tenaga kerja tetap ketat. Data terbaru menunjukkan tekanan fundamental yang memperkuat argumen untuk menjaga sikap kebijakan yang ketat sambil menunggu konfirmasi data berikutnya. Izin Mendirikan Bangunan turun 14,9% mom menjadi 15.542 unit di Desember 2025, menandai penurunan bulanan terbesar dalam empat bulan yang bisa menambah beban pada laju AUD.
IHK Australia naik 3,8% YoY di Desember 2025, lebih tinggi dari 3,4% sebelumnya, sementara PMI manufaktur dan data ketenagakerjaan memperkuat narasi bahwa tekanan harga masih berlangsung. Karena inflasi inti tetap di atas target bank sentral, tekanan untuk kebijakan moneter yang lebih ketat kemungkinan tetap ada. Sinyal kebijakan hawkish dari RBA didorong oleh data ini, dan komentar analis di Cetro Trading Insight menekankan bagaimana data ini dapat membatasi peluang pemangkasan suku bunga di masa mendatang.
Di sisi lain, Dolar AS sempat menguat, tetapi bergerak melemah setelah beberapa rilis data. Indeks Dolar (DXY) turun menuju sekitar 97,50 setelah beberapa hari kenaikan, didukung oleh optimisme terhadap kelanjutan pendanaan pemerintah. Penunjukan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve berikutnya dipandang sebagai sinyal kehati-hatian terhadap pelonggaran moneter, menambah dinamika pada pergerakan kutub likuiditas global. Secara umum, data PPI AS menunjukkan tekanan harga hulu tetap besar meski ada volatilitas pasar.
Pasangan AUDUSD diperdagangkan di sekitar 0,6970 pada hari Selasa, dan tetap berada di atas EMA sembilan hari, menunjukkan bias bullish yang persisten meski momentum telah mendekati wilayah tinggi. RSI 14-hari berada di sekitar 70, menandakan momentum kuat namun juga potensi overbought jika kenaikan berlanjut tanpa koreksi.
Analisis teknikal menunjukkan peluang rebound menuju 0,7094, level tertinggi sejak Februari 2023 yang tercatat pada 29 Januari. Di sisi bawah, dukungan kunci berada di EMA sembilan hari di 0,6937, diikuti EMA 50-hari di 0,6746 yang menjadi zona penting untuk menahan penurunan.
Meski sinyal teknikal mendukung tren bullish, investor tetap perlu waspada terhadap perubahan sentimen risiko global dan pergerakan dolar sebagai safe haven. Stimulus atau sinyal pelonggaran dari bank sentral lain juga bisa memicu volatilitas pada pasangan ini, sehingga manajemen risiko tetap diperlukan.
Rencana perdagangan yang sejalan dengan analisis saat ini melibatkan posisi beli pada AUDUSD sekitar 0,6970 dengan stop loss di 0,6937 dan target di 0,7094. Rasio risiko-imbalan sekitar 1:3,8 menempatkan skema ini sebagai opsi yang seimbang untuk potensi kenaikan yang lebih lanjut.
Jika harga menembus 0,7094, momentum bullish dapat berlanjut menuju level resistance berikutnya yang lebih tinggi. Namun jika harga turun menembus 0,6937, peluang rebound bisa berkurang dan risiko penurunan lebih lanjut meningkat. Trader disarankan untuk menilai situasi pasar secara berkala dan menyesuaikan posisi sesuai perubahan level teknikal.
Konteks risiko mencakup dinamika kebijakan The Fed, data inflasi global, serta perubahan sentimen risiko. Cetro Trading Insight menyarankan pelaku pasar untuk memantau rilis data ekonomi utama dan menyesuaikan eksposur risiko sesuai dengan perubahan kondisi pasar.