AUDUSD Menguat Seiring Proyeksi IHK Australia dan Kebijakan RBA: Peluang Breakout ke 0,7000–0,7100

AUDUSD Menguat Seiring Proyeksi IHK Australia dan Kebijakan RBA: Peluang Breakout ke 0,7000–0,7100

Signal AUD/USDBUY
Open0.695
TP0.710
SL0.689
trading sekarang

Indeks Harga Konsumen Australia diprakirakan naik 3,6 persen secara tahunan untuk Desember, dengan indeks bulanan sekitar 0,7 persen. Data inti yang disesuaikan juga menjadi fokus, karena bank sentral mengamati tekanan inflasi yang meningkat dan potensi pembicaraan soal pengetatan kebijakan. Perkembangan ini datang menjelang pertemuan kebijakan moneter RBA pada 2–3 Februari, ketika bank kemungkinan meninjau kebijakan Official Cash Rate yang saat ini berada di 3,6 persen.

Data pekerjaan Desember menunjukkan tambahan sekitar 62.500 lapangan kerja dan penurunan tingkat pengangguran ke 4,1 persen, yang menandai level terendah dalam beberapa bulan. Pembuat kebijakan menilai bahwa tekanan inflasi tidak sepenuhnya mereda, dan pasar tenaga kerja yang solid memberi dukungan bagi langkah-langkah hawkish di masa depan. Penilaian tersebut meningkatkan ekspektasi bahwa langkah pengetatan berikutnya mungkin terjadi.

Kemungkinan kenaikan suku bunga RBA pada pertemuan Februari telah dinilai sekitar seperempat hingga lebih dari seperempat peluang, tergantung pada data inflasi. Angka-angka ini memperkuat pandangan bahwa AUD mungkin akan menguat terhadap USD jika inflasi menunjukkan keberlanjutan tren kenaikan dan menekan risiko deflasi untuk kebijakan moneter di masa depan.

AUDUSD diperdagangkan di atas 0,6900 terhadap USD, menyentuh level tertinggi sejak September 2024. Pergerakan ini menunjukkan pelemahan dolar AS secara luas dan dukungan teknis bagi pasangan mata uang ini untuk melanjutkan tren menuju level yang lebih tinggi. Para pelaku pasar tetap waspada terhadap perubahan dinamika ekonomi global yang dapat memicu pergeseran arah yang signifikan.

Analisis teknikal menunjukkan ruang bagi AUD untuk melanjutkan reli, dengan target rally menuju 0,7000 dan berlanjut ke 0,7100 jika momentum tetap kuat. Pada sisi koreksi, support terdekat berada di sekitar 0,6890, sementara jika harga menembus bawah, level 0,6830 bisa menjadi area penentu berikutnya.

Terlepas dari potensi kenaikan, volatilitas tetap tinggi karena faktor risiko global dan arah kebijakan moneter Fed. Namun, jika data inflasi datang lebih kuat dari ekspektasi, AUD bisa menguat lebih lanjut, sedangkan data yang lebih lemah sekalipun masih di atas 3 persen dapat mempertahankan nuansa hawkish.

Artinya, strategi trading berpotensi mengambil posisi long pada AUDUSD dengan prospek jangka pendek menuju 0,7000 hingga 0,7100. Pelaku pasar yang mempertimbangkan skenario ini perlu menyiapkan rencana masuk yang jelas dan mengelola risiko dengan rapi. Poin pentingnya adalah memanfaatkan momentum jika inflasi tetap menunjukkan tekanan yang berkelanjutan.

Skema risiko/reward tetap menjadi prioritas: target keuntungan di 0,7100 sementara stop loss dikunci di 0,6890. Jika pasar bergerak melawan posisi, penyesuaian ukuran posisi adalah kunci untuk menjaga eksposur tetap proporsional terhadap risiko. Selalu pantau rilis data ke depan dan berita kebijakan untuk menilai perubahan arah secara real time.

Selain itu, dinamika kebijakan global dan sinyal pasar mengenai kebijakan Fed dapat memicu perubahan volatilitas. Oleh karena itu, penerapan manajemen risiko yang ketat dan kepatuhan pada rencana trading sangat dianjurkan untuk menjaga konsistensi strategi.

broker terbaik indonesia