RBA menaikkan Official Cash Rate (OCR) sebesar 25 basis poin menjadi 4,10%, sejalan dengan ekspektasi pasar. Langkah ini menunjukkan tekad bank sentral untuk menahan tekanan inflasi meskipun terdapat perbedaan pendapat internal, tercermin dari hasil voting 5-4. Pasar tetap fokus pada bagaimana kebijakan ini mempengaruhi permintaan domestik dan risiko harga energi yang fluktuatif.
Gubernur Michele Bullock menenangkan pasar dengan menekankan bahwa inflasi masih tinggi karena tekanan energi dan permintaan domestik yang kuat. Klaim hawkish ini membantu menahan kekhawatiran bahwa suara minoritas bisa mengubah arah kebijakan. Beberapa analis menilai sinyal tersebut masih konsisten dengan lintasan pengetatan menuju level terminal sekitar 4,35%.
Di tengah pengumuman, AUD berupaya rebound karena komentar Bullock memberikan kenyamanan bahwa risiko inflasi tetap menjadi fokus kebijakan. Sisi teknikal juga menunjukkan AUD/USD berusaha menjaga momentum meskipun sentimen global tetap berhati-hati. Pergerakan harga sekitar 0,7090 pada saat ini menggambarkan campuran antara optimisme kebijakan dan kekhawatiran pasar terhadap prospek ekonomi global.
Pergerakan AUDUSD sekitar 0,7090 pada Selasa mengindikasikan rebound setelah sempat tergelincir pasca keputusan RBA. Kenaikan sekitar 0,25% menandakan pasar merespons dengan positif terhadap nada hawkish governor Bullock. Namun, pasar tetap waspada karena keputusan Fed yang akan menentukan arah dolar AS dan likuiditas di pasar global.
Berbagai institusi menilai keputusan RBA memunculkan pandangan yang beragam mengenai timing kebijakan ke depan. Commerzbank menyoroti bahwa reaksi AUD yang terbatas mencerminkan kekhawatiran tentang lingkungan stagflasi dan kurangnya konsensus. Standard Chartered menekankan bahwa perdebatan berfokus pada timing, bukan arah kebijakan, meskipun memperkirakan tingkat terminal sekitar 4,35%.
MUFG menegaskan bahwa bias pengetatan tetap utuh karena risiko inflasi dan imbal hasil yang lebih tinggi mendukung AUD, sementara ING melihat tanda-tanda kelelahan pada tren bullish namun tetap mengharapkan apresiasi bertahap di jangka menengah. Sementara itu, perhatian pasar beralih ke bagaimana Fed akan menyesuaikan proyeksi ekonomi dan kebijakan di masa mendatang.