AUDUSD melemah setelah rilis data inflasi konsumen Australia, yang memicu revisi sentimen perdagangan jangka pendek. Analisis menunjukkan bahwa instrumen ini merespons data dengan penurunan harga yang jelas. Investor memperhatikan bagaimana angka ini mempengaruhi ekspektasi kebijakan bank sentral.
Angka Januari turun tipis dari 4,7% menjadi 4,6%, menandai bahwa tekanan harga masih terasa di rumah tangga. Penurunan ini tidak besar, sehingga volatilitas bisa tetap tinggi dalam beberapa sesi ke depan. Kondisi ini mengonfirmasi adanya pelemahan struktural jangka pendek bagi AUD.
Korelasi antara inflasi yang lebih rendah dengan rencana kebijakan mempengaruhi arah AUD. Pelaku pasar menilai bahwa langkah kebijakan bank sentral akan tetap kompleks jika data harga konsumen terus moderat. Secara umum, sentimen bearish cenderung bertahan di atas pasangan AUDUSD.
Harga bergerak menguji area support yang terlihat pada kerangka waktu 1 jam, 0.66733 hingga 0.66589. Zona tersebut berfungsi sebagai patokan utama bagi pergerakan intraday karena menandai keseimbangan antara tekanan jual dan pembeli. Ketika harga mendekati batas bawah zona, peluang untuk pelemahan lanjutan semakin besar.
Penembusan ke bawah area tersebut berpotensi diikuti pelemahan lanjutan. Break di level ini bisa mengubah ekspektasi arah pasar menjadi bearish lebih tegas. Analisa teknikal menegaskan pentingnya area ini sebagai landasan trading.
Prediksi meyakinkan WEAK AUDUSD berdasar kombinasi data fundamental dan sinyal teknikal. Arah harga bisa berubah jika ada data baru yang muncul. Kondisi ini mendorong strategi jual dengan target terbatas.
Sinyal utama SELL, karena tekanan jual terlihat kuat di area kunci. Momentum bearish didorong oleh kombinasi data fundamental dan respons teknikal. Pelaku pasar mendapati peluang masuk pada level sekitar 0.66675.
Target keuntungan bertahap di TP1 0.66441, TP2 0.66188, dan TP3 0.65940. Setiap level memberi peluang untuk mengunci profit jika tren berlanjut. Open diperkirakan sekitar 0.66675, dan stop loss ditempatkan di 0.66911 untuk membatasi risiko.
Rasio risiko terhadap imbalan diperkirakan lebih dari 1:1.5 jika harga mencapai TP3. Penempatan SL di atas resistensi intraday membantu melindungi posisi jika pasar berbalik. Rencana trading menekankan manajemen risiko dan disiplin.