AUDUSD Terkoreksi Pasca Risalah RBA: Pasar Menanti Data Tenaga Kerja dan Risalah FOMC

AUDUSD Terkoreksi Pasca Risalah RBA: Pasar Menanti Data Tenaga Kerja dan Risalah FOMC

trading sekarang

Risalah rapat Bank Sentral Australia (RBA) menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan mempertimbangkan kenaikan suku bunga untuk menjaga inflasi tetap mendekati target. Namun, tidak ada jalur suku bunga yang ditetapkan secara eksplisit untuk periode mendatang. Keputusan kebijakan berikutnya akan sangat bergantung pada data terkait inflasi dan pertumbuhan yang masuk.

Ketiadaan panduan kebijakan ke depan menekan dukungan bagi AUD dan membuat para investor berhati-hati terhadap ukuran maupun waktu kemungkinan pengetatan lebih lanjut. Pasar menilai bahwa pelaksanaan kebijakan di masa mendatang akan menunggu data ekonomi terbaru sebagai penentu arah. Tekanan tetap ada karena risiko inflasi bisa bertahan lebih lama jika data tidak menunjukkan perubahan signifikan.

Analis BBH menilai bahwa dinamika pasar tenaga kerja akan menjadi kunci bagi ekspektasi suku bunga RBA dalam dua belas bulan ke depan. RBA telah melanjutkan siklus pengetatan dan menandai kemungkinan kenaikan lebih lanjut didorong oleh permintaan swasta yang tetap kuat serta keterkaitan pasar tenaga kerja. Jika tercipta pertumbuhan pekerjaan yang kuat, prospek kenaikan lebih lanjut bisa menguatkan AUD; sebaliknya, data yang lebih lemah bisa menahan penguatan mata uang.

Pergerakan Dolar AS dan fokus data makro

Secara global, dolar AS diperdagangkan dengan arah yang terbatas di awal pekan menjelang risalah FOMC dan estimasi Produk Domestik Bruto (GDP) kuartal IV yang lebih awal. Volume perdagangan juga tipis karena libur panjang di Amerika Serikat. Investor mengambil posisi wait-and-see untuk menyaring signal kebijakan selanjutnya.

Rilis risalah FOMC dan estimasi GDP awal akan memperbarui ekspektasi pasar mengenai jalur kebijakan Federal Reserve, khususnya terkait kapan dan seberapa besar penyesuaian suku bunga mungkin terjadi. Pasar mencari petunjuk tambahan mengenai sikap The Fed dalam konteks dinamika inflasi dan pertumbuhan. Sinyal dari data tersebut dapat mengubah harga pasangan mata uang dan persepsi risiko secara signifikan.

Ketidakpastian ini memicu pelaku pasar untuk berhati-hati dalam menilai arah dolar AS. Mereka menantikan konfirmasi dari data ekonomi dan pernyataan pejabat bank sentral untuk menyusun ekspektasi. Secara keseluruhan, dinamika risiko akan menjadi faktor utama bagi AUDUSD selama beberapa hari ke depan. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.

broker terbaik indonesia