USDCHF telah bergerak naik menuju level tertinggi satu minggu, mencerminkan penguatan dolar AS terhadap franc Swiss. Pergerakan ini didukung oleh data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan dan pandangan bahwa kebijakan Federal Reserve mungkin tetap lebih ketat lebih lama. Sejumlah pedagang menilai potensi pembatasan lonjakan lebih lanjut karena DXY berada di sekitar 97,40, menambah tekanan pada pasangan USDCHF.
Pasar juga melihat perkembangan ekonomi AS yang memperkuat narasi dolar. Laporan Empire State Manufacturing Index untuk Februari menunjukkan peningkatan menjadi 7,1, melampaui konsensus 6,0 meskipun turun dari bacaan sebelumnya. Sementara itu, ADP Employment Change empat minggu rata-rata meningkat menjadi 10,3 ribu, memperkuat gambaran pasar tenaga kerja yang solid.
Investors juga menimbang arahan kebijakan moneter AS, di mana inflasi yang lebih lemah tetap menjaga peluang bagi Fed untuk melanjutkan pemangkasan suku bunga di paruh kedua tahun ini. Menurut pasar, rilis FOMC Minutes, PCE inti, dan estimasi GDP Q4 AS bisa memberikan petunjuk tambahan tentang arah kebijakan. Permintaan terhadap aset risiko menambah tenang potensi pergerakan USD, meski permintaan terhadap aset safe-haven seperti CHF tetap ada dalam beberapa kondisi.
Data AS yang lebih kuat mendorong fokus pasar pada arah kebijakan moneter. Indeks Empire State Manufacturing naik menjadi 7,1 pada Februari, melebihi ekspektasi 6,0 meski mengalami sedikit penurunan dari bacaan sebelumnya. Peningkatan ini menguatkan gambaran aktivitas manufaktur di sektor regional dan memberi dukungan pada argumen bahwa ekonomi AS tetap berotot.
Kontributor utama lainnya adalah perubahan pekerjaan yang positif; ADP Employment Change empat minggu rata-rata meningkat menjadi 10,3 ribu, mengindikasikan momentum tenaga kerja yang masih kukuh. Data tersebut meningkatkan kebingungan mengenai kapan tepatnya Federal Reserve akan mengubah arah kebijakannya. Pasar juga memperhatikan data inflasi yang lebih halus, yang membuka peluang pemangkasan suku bunga di kemudian hari.
Rilis data inti seperti PCE dan GDP Q4 di akhir pekan diharapkan memberikan konfirmasi lebih lanjut atas arah kebijakan. Berdasarkan pergerakan harga, investor menilai bahwa fokus beralih ke risiko dan pertumbuhan, dengan beberapa pedagang menilai peluang untuk posisi mata uang berpasangan. Secara keseluruhan, dinamika ini menambah volatilitas lintas-aktor di pasar FX.
Inflasi di Swiss tetap rendah; CPI Januari naik hanya 0,1 persen. Dengan tekanan inflasi berada di sisi bawah target SNB 0-2%, para analis memperkirakan pembuat kebijakan Swiss akan menjaga suku bunga tidak berubah pada pertemuan Maret. Pasar juga menilai bahwa gaya kebijakan SNB akan cenderung netral sepanjang 2026.
Ketidakpastian global dan pelemahan relatif CHF menahan gerakan besar pada pasangan mata uang ini. Meski demikian, faktor geopolitik terbaru yang disebut-sebut bisa menekan risiko memperlihatkan bahwa CHF tidak sepenuhnya menahan tekanan terhadap USDCHF.
Dengan CPI rendah dan pandangan global, prospek USDCHF tetap sensitif terhadap rilis data AS dan komentar kebijakan SNB. Pelaku pasar disarankan untuk mengamati data PCE inti AS, ekspansi GDP Q4, dan pernyataan kebijakan SNB untuk konfirmasi arah. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.