AUDUSD Tertekan di Sekitar 0.6885 Didukung Data NFP AS dan Ketegangan Geopolitik

AUDUSD Tertekan di Sekitar 0.6885 Didukung Data NFP AS dan Ketegangan Geopolitik

Signal AUD/USDSELL
Open0.689
TP0.682
SL0.692
trading sekarang

AUD/USD melemah menuju sekitar 0.6885 pada pembukaan sesi Asia Senin, memberi isyarat tekanan awal dari gerak pasar. Data Nonfarm Payrolls AS untuk Maret mencapai 178 ribu, lebih tinggi dari ekspektasi pasar. Hasil ini menambah latar belakang kekuatan dolar di tengah risiko geopolitik yang terus berkembang. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.

Di sisi lain, dolar AS menguat terhadap AUD seiring data ketenagakerjaan yang lebih kuat dari perkiraan dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Pasar menanti rilis ISM Services PMI untuk hari itu sebagai penentu arah lanjutan. Pergerakan ini menekan AUDUSD lebih lanjut dan membuatnya mendekati level tingkat support kunci.

Gagasan kebijakan bank sentral juga menambah dinamika. Westpac memperkirakan ada tiga kenaikan suku bunga lagi di 2026, menambah tekanan pada AUD. Di lain pihak, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dan kekuatan dolar memperluas peluang bagi trader untuk mengikuti tren jual pada pasangan ini.

Faktor fundamental utama yang menggerakkan pasangan ini adalah data pekerjaan AS yang kuat dan risiko geopolitik di wilayah Hormuz. Laporan NFP menunjukkan peningkatan 178 ribu pada Maret dengan tingkat pengangguran turun menjadi 4.3 persen, sebagian besar mendorong dolar naik. Ketegangan antara AS dan Iran juga memicu kekhawatiran atas aliran minyak, memperbesar daya tarik aset safe-haven terhadap dolar.

Di sisi teknis, pergerakan AUDUSD masih berada di bawah tekanan setelah menembus level sekitar 0.69. Trader menunggu konfirmasi arah dari rilis PMI ISM Services AS yang dapat memicu volatilitas lebih lanjut. Ketahanan di bawah level 0.69 membuka ruang penurunan menuju area support berikutnya.

Strategi trading yang sejalan dengan konteks laporan adalah menjadikan posisi SELL dengan target take profit di 0.6820 dan stop loss di 0.6915, dengan posisi pembukaan sekitar 0.6885. Rasio risiko-imbalan lebih dari 1:2 memungkinkan potensi keuntungan yang menarik jika skenario penurunan berlanjut. Investor juga perlu memantau pernyataan RBA yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga hingga 4.85 pada 2026 untuk melihat dampaknya pada pasangan ini.

banner footer