BOAT Dapat Fasilitas Kredit Rp150 Miliar dari BNI dengan Jaminan Saham 75,04 Juta oleh Dharmawati Djuhana

BOAT Dapat Fasilitas Kredit Rp150 Miliar dari BNI dengan Jaminan Saham 75,04 Juta oleh Dharmawati Djuhana

trading sekarang

Langkah strategis ini menguatkan posisi BOAT di pasar pelayaran Indonesia dan mempercepat ekspansi operasional. Menurut Cetro Trading Insight, perolehan fasilitas kredit sekitar Rp150 miliar dari Bank Negara Indonesia menunjukkan kepercayaan institusional terhadap kinerja perseroan. Dalam konteks dinamika pasar modal nasional, sinyal ini menandai peningkatan likuiditas yang bisa mendukung proyek-proyek pelayaran di masa depan.

Fasilitas tersebut mencakup kredit modal kerja sebesar Rp9 miliar dan fasilitas kredit investasi refinancing dengan plafon maksimal USD9 juta. Kombinasi kedua fasilitas ini memberikan BOAT fleksibilitas untuk membiayai belanja modal maupun kebutuhan operasional, sambil menjaga struktur keuangan tetap sehat. Nilai total fasilitas dipaparkan melalui keterbukaan informasi kepada BEI untuk memberi gambaran skala dukungan keuangan.

Sebagai bagian dari pendanaan ini, Dharmawati Djuhana, Komisaris Utama sekaligus pengendali perseroan, menyerahkan sebagian sahamnya sebagai agunan. Jumlah saham yang diagunkan mencapai 75,04 juta lembar, setara sekitar 10 persen dari total kepemilikan saham pengendali dan UBO perseroan. Transaksi gadai saham tersebut tidak mengubah kendali perseroan.

Dharmawati Djuhana tetap menjabat sebagai Komisaris Utama sekaligus pemegang kendali perseroan meskipun sahamnya diagunkan. Pihak manajemen menegaskan bahwa struktur kepemilikan dan jalur kepemimpinan tidak berubah meski ada agunan saham. Dengan demikian, kendali perusahaan tetap berada pada pemegang kendali yang sama tanpa pergeseran kontrol.

Transaksi agunan saham tidak mengakibatkan dilusi kepemilikan maupun perubahan jumlah modal ditempatkan maupun modal disetor perseroan. Informasi keterbukaan BEI Selasa (12/5/2026) menekankan bahwa tujuan fasilitas ini adalah untuk pendanaan operasional, bukan restrukturisasi kepemilikan. Penguatan likuiditas ini diharapkan mendukung rencana korporasi tanpa mengubah komposisi pemegang saham.

Secara keseluruhan, fasilitas kredit dari BNI menambah likuiditas BOAT tanpa mengubah kendali atau menimbulkan dilusi. Dari sisi pasar, langkah ini bisa meningkatkan kepercayaan investor terhadap kemampuan BOAT memenuhi rencana ekspansi. Cetro Trading Insight akan terus memantau perkembangan berikutnya serta menyajikan analisis selanjutnya.

banner footer