Menurut analis Commerzbank, Michael Pfister, Gubernur Bank of England, Andrew Bailey, menahan diri dari jalur pengetatan yang terlalu agresif. Ia menekankan lemahnya pasar tenaga kerja dan keterbatasan kemampuan perusahaan untuk menaikkan harga secara berkelanjutan. Kondisi tersebut menambah ketidakpastian bagi ekspektasi pasar mengenai langkah kebijakan di masa mendatang. Cetro Trading Insight menilai inti pesan ini sebagai sinyal bahwa tahun ini jalur kenaikan suku bunga tidak akan sebesar proyeksi optimis sebelumnya.
Dalam konteks ini, pandangan bahwa tiga kenaikan suku bunga pada tahun berjalan tidak realistis tetap hidup di pasar. Bank sentral dipandang lebih cenderung menjaga suku bunga pada level saat ini untuk periode mendatang. Ketegangan antara data tenaga kerja, pertumbuhan ekonomi, dan tekanan inflasi membuat para pelaku pasar menilai risiko kebijakan yang lebih lunak sebagai kemungkinan nyata. Perbedaan dinamika kebijakan dengan zona euro menjadi pendorong utama arah EUR/GBP.
Pasar juga menilai bahwa respons terhadap perubahan ekspektasi suku bunga sedang melambat, meski Bailey menekankan perlunya perhatian terhadap kinerja ekonomi secara menyeluruh. Pernyataan tersebut memicu ekspektasi bahwa tingkat suku bunga bisa tetap tidak berubah untuk sementara waktu sambil membiarkan inflasi berangsur turun. Dengan latar belakang risiko politik dan pertumbuhan global, narasi ini menjadi dasar bagi potensi lonjakan EUR/GBP dalam beberapa bulan ke depan.
Pasar memperhitungkan bahwa dua kenaikan suku bunga lagi pada tahun ini lebih mungkin terjadi daripada tiga, meskipun ada penyesuaian pandangan karena komentar Bailey. Laju pengetatan yang lebih moderat ini dapat memberi ruang bagi EUR/GBP untuk menguat jika data ekonomi zona euro tetap stabil. Sementara itu, volatilitas di pasar FX cenderung menurun seiring dengan perubahan persepsi terhadap kebijakan moneter Inggris versus zona euro dan faktor geopolitik yang relevan.
Penilaian ini menggarisbawahi bahwa EUR/GBP berpotensi bergerak lebih tinggi di pertengahan hingga akhir periode proyeksi, asalkan dinamika inflasi dan pertumbuhan mendukungnya. Risiko politik dan pergeseran data ekonomi domestik Inggris tetap perlu diwaspadai sebagai faktor penentu arah jangka menengah. Secara keseluruhan, pergeseran kebijakan yang lebih lunak dibanding ekspektasi pasar bisa menjadi katalis bagi pergerakan pasangan ini.
Rencana aksi yang direkomendasikan adalah membeli EUR/GBP dengan stopped loss sekitar 1.1080 dan target profit 1.1180, memastikan rasio risiko-imbalan minimal 1:1,5. Manajemen risiko harus ketat, dengan ukuran posisi disesuaikan terhadap likuiditas pasar pada saat rilis data penting. Jika harga bergerak berlawanan ekspektasi, evaluasi ulang analisis mendasar dan siapkan rencana exit untuk menjaga modal.