
Di sesi perdagangan Eropa, Megan Greene, anggota MPC BoE, menyatakan bahwa kebijakan perlu menunggu perkembangan konflik di Timur Tengah sebelum ada penyesuaian suku bunga. Ia menekankan bahwa keputusan terkait kenaikan bergantung pada bagaimana dinamika konflik berkembang. Meski demikian, risiko inflasi bagi BoE tetap condong ke sisi atas karena tekanan harga energi dan komoditas yang berkelanjutan. Pandangan ini menambah gambaran bahwa landasan kebijakan masih menunggu sinyal yang lebih jelas dari gejolak global.
Kemudian, analisa menunjukkan ekonomi yang melambat dan pasar tenaga kerja yang relatif longgar berpotensi membatasi efek berulang dari guncangan energi. Meskipun harga energi menunjukkan tekanan, respons terhadap inflasi inti bisa lebih moderat karena keseimbangan tenaga kerja yang tidak terlalu ketat. Dengan kondisi tersebut, jalur kebijakan bisa tetap hati-hati sambil menimbang risiko jangka menengah.
Reaksi pasar terhadap pernyataan Greene terlihat tenang, dengan GBP menunjukkan pergerakan terbatas karena belum ada pedoman kebijakan yang definitif. Banyak pelaku pasar menunggu sinyal lebih lanjut dari BoE sebelum menetapkan arah jangka menengah. Pada penulisan ini, pasangan GBPUSD berada di sekitar 1.3610 setelah mengalami penurunan awal dan mencoba pulih sepanjang sesi.
Faktor utama yang mempengaruhi rencana kebijakan adalah dinamika konflik antara AS dan Iran. Para analis menilai bahwa eskalasi konflik tersebut bisa memaksa bank sentral untuk menunda atau memperhitungkan kenaikan suku bunga di masa depan. Kebijakan moneter menjadi alat yang sensitif terhadap kejadian geopolitik, sehingga para trader memperhatikan dengan seksama setiap perkembangan.
Di sisi lain, risiko inflasi tetap tinggi karena tekanan harga energi dan volatilitas pasar komoditas global. Namun, BoE menilai bahwa efek berputar ke era pasca-energy shock mungkin tidak terlalu kuat karena pasar tenaga kerja yang masih cukup lentur. Hal ini membuat jalur kebijakan menjadi lebih kompleks dan tergantung bagaimana global gejolak berlanjut.
Secara harga, GBP/USD bergerak terbatas dan reaksi mata uang Inggris terhadap pernyataan BoE relatif rendah. Tanpa sinyal kebijakan yang konkret, banyak pelaku pasar memilih menahan posisi. Saat ini, pasangan GBPUSD berada di sekitar level 1.3610, mencerminkan ketidakpastian jelang rilis petunjuk kebijakan berikutnya.