BREN Capai 1 GW Panas Bumi dan 79 MW Angin melalui Ekspansi Wayang Windu dan Proyek Energi Terbarukan
Barito Renewables Tbk (BREN) meluncurkan tonggak baru dalam transisi energi Indonesia: ekspansi besar yang memungkinkan perusahaan mengoperasikan 1 GW kapasitas panas bumi dan 79 MW tenaga angin pada 2026. Langkah ini menegaskan komitmen BREN untuk menyediakan listrik bersih, stabil, dan terjangkau bagi rumah tangga serta industri. Cetro Trading Insight menilai perkembangan ini sebagai indikator kuat dari percepatan transformasi energi di Tanah Air.
Proyek retrofit Wayang Windu Unit 1 dan Unit 2 menjadi inti dari progres kapasitas. Secara rinci, Unit 1 mencakup penggantian rotor turbin uap, diafragma, serta peralatan bantu terkait, ditambah pembaruan satu set menara pendingin lengkap dengan struktur dan peralatan berbahan fiberglass reinforced polymer. Selain itu, pekerjaan mencakup penggantian impeller pompa hotwheel, motor, dan aksesorisnya untuk meningkatkan efisiensi operasional. Unit 2 menjalankan rangkaian perbaikan serupa pada rotor turbin, diafragma, dan peralatan bantu terkait, serta pembaruan internal pada menara pendingin.
| Aspek | Kap. Saat Ini | Target 2026 |
|---|---|---|
| Panas bumi terpasang | 926 MW | 1.0 GW |
| Angin terpasang | 79 MW | 79 MW |
| Produksi 2025 | 6.885 GWh | — |
Sementara Unit 2 menjalankan rangkaian perbaikan serupa pada rotor turbin, diafragma, dan peralatan bantu terkait, serta pembaruan internal pada menara pendingin.
Pada saat yang sama, eksekutif menilai ekspansi berkelanjutan sebagai pilar utama masa depan energi bersih Indonesia. Hendra Soetjipto Tan menegaskan bahwa tonggak ini akan memperkuat pasokan listrik base load sambil menurunkan intensitas karbon di sektor kelistrikan. Sejak IPO pada Oktober 2023, kapasitas terpasang bertambah melalui retrofit dan proyek Salak binary; produksi 2025 mencapai 6.885 GWh dari panas bumi, menunjukkan dinamika kinerja yang solid.
Proyek lanjutan yang sedang berjalan, termasuk Salak unit 7 sebesar 40 MW, Wayang Windu unit 3 sebesar 30 MW, dan Darajat unit 3 sebesar 7 MW, ditarget rampung pada akhir tahun ini. Penambahan kapasitas tersebut memperkuat pasokan listrik berbasis tenaga panas bumi dan memperkecil volatilitas produksi energi terbarukan yang sangat dipengaruhi kondisi iklim. Langkah ini juga sejalan dengan fokus pemerintah menjaga kontinuitas pasokan listrik sembari menekan emisi.
Secara strategis, ekspansi meningkatkan profil BREN sebagai platform energi terintegrasi. Upaya retrofitting dan pengembangan unit baru menunjukkan kemampuan operasional untuk meningkatkan efisiensi dan arus kas dari produksi listrik yang lebih stabil. Selain itu, proyek ini diperkirakan akan menarik minat investor karena potensi peningkatan kapasitas dan kinerja keuangan yang lebih konsisten.
Data produksi menegaskan tren positif, dengan 6.885 GWh di 2025 berasal dari panas bumi. Kemitraan dengan Star Energy Geothermal membentuk kerangka operasional yang mapan, memanfaatkan teknologi terkini dan jaringan pembangkit. Cetro Trading Insight memantau kemajuan ini sebagai bagian dari dinamika energi terbarukan di Indonesia.
Langkah Barito Renewables dinilai memiliki dampak positif bagi perekonomian nasional. Pembangunan kapasitas panas bumi dan angin tidak hanya menyediakan listrik base load yang andal, tetapi juga mendorong lapangan kerja serta transfer teknologi di sektor energi terbarukan. Peran BREN sebagai pemain kunci menambah kepercayaan investor terhadap iklim investasi infrastruktur energi di Indonesia.
Gagasan net-zero emissions Indonesia semakin realistis dengan peningkatan kapasitas energi bersih. Ekspansi BREN mendukung jalur transisi sambil menjaga biaya listrik tetap kompetitif bagi rumah tangga dan industri. Inisiatif ini juga sejalan dengan kebijakan nasional untuk menurunkan intensitas karbon di sektor kelistrikan.
Dengan fokus jangka panjang pada panas bumi dan angin, BREN memposisikan diri sebagai kontributor utama target energi terbarukan Indonesia. Proyek-proyek mendatang diperkirakan rampung pada 2026, memperkuat kepercayaan pasar terhadap prospek perseroan. Cetro Trading Insight akan terus memantau BREN sebagai bagian dari laporan pasar energi Indonesia.