
Brent crude turun tajam setelah adanya MoU antara AS dan Iran serta prospek pembukaan kembali Selat Hormuz. Harga berada sekitar $82.7 per barel pada perdagangan semalam, menandai penurunan dari puncak April sekitar 35%. Meski demikian, level saat ini masih di atas harga pra-konflik.
Kenneth Broux dan rekan-rekannya dari Societe Generale menyoroti dukungan teknikal di zona $82/81, $78, dan $75, sembari menyatakan pandangan bahwa aliran minyak akan menormalkan pada Januari 2027 dan bahwa risiko jangka pendek tetap terkendali secara teknis.
Faktor geopolitik dan dinamika pasokan mempengaruhi arah harga dalam jangka pendek, meskipun pembacaan fundamental juga menambahkan tekanan. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk pembaca kami yang membutuhkan gambaran jelas tentang risiko dan peluang di pasar minyak.
Dukungan teknikal utama terlihat di sekitar $82/81, dengan level berikutnya berada di $78 dan $75 yang menjadi acuan bagi pembatasan kerugian maupun peluang pembalikan. Pergerakan ke bawah dari level saat ini beriringan dengan pembacaan indikator yang menunjukkan potensi landasan harga di area tersebut.
Harga Brent sekitar $82.7 per barel, memberikan dorongan bull steepening terhadap pasar obligasi karena ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral cenderung berkurang di kedua belah pihak. Kondisi ini mendukung sentimen risiko secara umum, meski tetap ada risiko geopolitik yang relevan.
Sementara itu, proyeksi dari SG menunjukkan probabilitas 35% untuk pembukaan kembali Strait of Hormuz pada akhir Juni, aliran minyak dinormalisasi pada Januari 2027, dan Brent diperdagangkan sekitar $80 per barel menjelang akhir 2026.
Sinyal perdagangan yang tercermin dari pembahasan ini adalah SELL untuk Brent terhadap level saat ini, dengan target profit di bawah harga pembukaan dan stop loss di atasnya. Analisis teknikal bersama proyeksi fundamental memiliki relevansi; prospek normalisasi aliran minyak dan rencana geopolitik mempengaruhi keputusan trading dalam kerangka risiko.
Open = 82.70, TP = 77.00, SL = 86.50 menjamin rasio risiko/imbalan sekitar 1:1.50 jika harga bergerak sesuai skenario. Ini sejalan dengan level dukungan utama di $78 dan $75 sebagaimana diungkapkan dalam laporan.
Pastikan manajemen risiko diperhatikan, karena volatilitas geopolitik, kebijakan moneter, dan dinamika permintaan global bisa mengubah arah harga. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk membantu pembaca memahami konteks pasar minyak secara lebih jelas.