BSP Diperkirakan Potong Suku Bunga 25 Bps Menjadi 4.25%; Dampak bagi PHP dan Prospek USDPHP

trading sekarang

Lembaga riset BNY memperkirakan BSP akan melanjutkan siklus pelonggaran dengan potongan 25 basis poin menjadi 4.25 persen. Langkah tersebut diharapkan menjaga momentum pemulihan ekonomi meski tantangan pertumbuhan masih terlihat. Dengan proyeksi tambahan pemotongan di kuartal kedua 2026, risiko bagi inflasi dan pertumbuhan menjadi fokus utama kebijakan. Menurut Cetro Trading Insight, pandangan ini konsisten dengan dinamika fundamental yang kami kaji.

Kebijakan yang lebih akomodatif dipandang perlu karena dinamika pertumbuhan yang melemah dan volatilitas permintaan domestik. Inflasi diperkirakan terkendali dalam target jangka menengah, sehingga ruang untuk pemangkasan tambahan masih terbuka. Menurut analisis, real rate buffer menjadi alat penting untuk menstabilkan pasar FX EM, termasuk PHP.

Ketidakpastian politik domestik menambah tantangan bagi penjadwalan pemulihan ekonomi, sehingga risiko pemotongan tambahan pada Q2 2026 tampak meningkat. Sinyal ini mendukung narasi bahwa kebijakan BSP akan tetap akomodatif sampai ada tanda bahwa pertumbuhan benar benar membaik. Dalam pandangan para analis, PHP perlu dukungan kebijakan yang konsisten untuk menjaga stabilitas eksternal.

Profil neraca pembayaran PHP sangat sensitif terhadap arus modal dan dinamika konsumsi domestik, sehingga pergerakan kurs sering kali menyesuaikan diri dengan perubahan kebijakan. Dinamika tersebut menempatkan PHP pada posisi rentan terhadap perubahan pasar global dan sentimen risiko.

Pemotongan suku bunga berulang berpotensi menekan yields dan menambah tekanan terhadap PHP dalam pasangan perdagangan. Risiko penurunan inflasi membantu menjaga kredibilitas target, tetapi volatilitas masih tinggi karena faktor eksternal.

Dengan dinamika internal yang tidak pasti, prospek PHP tetap rentan terhadap risiko eksternal dan ketidakpastian politik. Para pelaku pasar menilai bahwa respons kebijakan tetap krusial untuk menjaga stabilitas neraca pembayaran dan arus modal jangka menengah.

Implikasi untuk Pasar Forex dan Outlook 2026

Secara umum, kebijakan pelonggaran BSP meningkatkan perhatian pasar pada perbedaan suku bunga antara AS dan Filipina. Pasar mengamati bagaimana langkah ini mempengaruhi ekspektasi inflasi dan arus modal asalkan iklim pertumbuhan global tidak memburuk.

Untuk pasangan USD PHP, ekspektasi potongan lebih lanjut cenderung mengarah pada pelemahan PHP terhadap USD, sehingga peluang bagi pergerakan kurs USD PHP untuk bergerak lebih tinggi meningkat. Namun dinamika inflasi dan kepastian politik domestik bisa membatasi laju pergerakan dalam jangka pendek.

Pembaca disarankan memantau konfirmasi jadwal pemotongan berikutnya dan data inflasi untuk menilai timing masuk atau keluar posisi. Tetap penting menjaga risiko melalui ukuran posisi yang tepat dan stop loss yang logis untuk menghindari volatilitas yang tajam menjelang keputusan kebijakan.

broker terbaik indonesia