BTN Target 100 Digital Store hingga 2027: Revolusi Layanan Perbankan yang Dekatkan Nasabah

BTN Target 100 Digital Store hingga 2027: Revolusi Layanan Perbankan yang Dekatkan Nasabah

trading sekarang

Dalam era layanan keuangan yang semakin terhubung dengan perangkat pribadi, BTN meluncurkan gebrakan besar. Rencana pembukaan 100 Digital Store hingga 2027 menandai upaya bank untuk menghadirkan layanan yang lebih dekat dan mudah diakses. Transformasi digital ini tidak sekadar slogan, melainkan upaya nyata menyatukan kenyamanan sehari-hari dengan infrastruktur perbankan modern. Publik pun bisa meresapi perubahan ini sebagai bagian dari evolusi layanan perbankan di Indonesia.

Menurut Direktur Network & Retail Funding BTN, Rully Setiawan, ekspansi gerai digital di lokasi publik strategis adalah langkah nyata untuk mendekatkan layanan kepada nasabah. Ia menekankan pentingnya kecepatan, aksesibilitas, dan kualitas layanan yang dapat dinikmati orang awam lewat format yang user-friendly. BTN meyakini kehadiran gerai ini akan memperluas jangkauan digital banking di kalangan masyarakat.

Dalam konteks 2025, BTN juga mencatat pertumbuhan signifikan pada Bale by BTN, superapp yang kini memiliki 3,7 juta pengguna dengan transaksi mencapai Rp103,6 triliun. Data ini menunjukkan meningkatnya adopsi layanan digital oleh pelanggan, sebuah landasan bagi strategi 100 Digital Store. Inisiatif ini dipandang sebagai sinyal kuat bahwa ekosistem layanan perbankan BTN bertransformasi ke arah pengalaman nasabah yang lebih modern.

Gerai BTN Digital Store di Central Park Jakarta menonjolkan konsep paperless, seamless, dan self-service. Nasabah dapat membuka rekening dalam waktu kurang dari lima menit dan mengganti kartu dalam kurang dari dua menit. Kemudahan operasional ini meningkatkan efisiensi proses onboarding yang dulunya panjang dan berbelit. Inisiatif ini juga memperlihatkan bagaimana bank menyeimbangkan kecepatan dengan keamanan data nasabah.

Tak hanya layanan perbankan, gerai ini juga berfungsi sebagai experience center yang menggabungkan elemen lifestyle. Keberadaan dukungan dari partner seperti Golden Black Coffee dan SelfieTime menambah daya tarik fisik bagi pengunjung mall Central Park. Pendekatan ini tidak sekadar transaksi, melainkan pengalaman yang mendorong pelanggan untuk menjajal layanan digital BTN secara langsung.

Rully menegaskan bahwa perubahan perilaku nasabah mengarah ke perilaku digital yang lebih dominan, sehingga digital store di pusat perbelanjaan menjadi strategi jangka panjang untuk menjangkau generasi milenial dan Gen Z. Upaya ini juga memperkuat positioning BTN sebagai bank yang adaptif dan inovatif. Secara keseluruhan, gerai digital berfungsi sebagai jembatan antara layanan bank dengan gaya hidup modern pelanggan.

Peluncuran BTN Digital Store di Central Park disertai berbagai promo khusus bagi nasabah yang membuka rekening dan menempatkan dana. Penawaran seperti kopi gratis, foto instan, voucher belanja, hingga merchandise eksklusif dirancang untuk memberikan nilai tambah secara langsung. Promo-promo ini diharapkan bisa mendorong minat publik untuk mencoba layanan digital tanpa hambatan awal.

Selain promosi, kerja sama dengan mitra seperti Golden Black Coffee dan SelfieTime menambah elemen pengalaman yang relevan dengan gaya hidup pengunjung mall. Kemitraan ini juga menunjukkan bagaimana BTN memanfaatkan ekosistem ritel digital untuk memperkuat brand dan loyalitas nasabah. Langkah ini sejalan dengan strategi bank untuk mengubah persepsi publik terhadap perbankan sebagai layanan yang mudah diakses dan terintegrasi dalam keseharian.

Secara keseluruhan, ekspansi 100 Digital Store merupakan bagian dari transformasi digital yang lebih luas dalam perbankan Indonesia. BTN menargetkan peningkatan akses layanan digital bagi masyarakat luas, sejalan dengan tren peningkatan penggunaan superapp dan layanan era modern. Artikel ini, disusun oleh Cetro Trading Insight, menilai langkah BTN sebagai sinyal fundamental positif bagi sektor perbankan yang mengalami digitalisasi cepat.

broker terbaik indonesia